Wednesday, 8 Safar 1440 / 17 October 2018

Wednesday, 8 Safar 1440 / 17 October 2018

Galau Pilih Investasi Rumah Atau Mobil? Ini Pertimbangannya

Jumat 12 Oct 2018 18:33 WIB

Red: Budi Raharjo

Manajemen keuangan dan investasi (ilustrasi).

Manajemen keuangan dan investasi (ilustrasi).

Foto: Republika/Prayogi
Meskipun mobil dapat disewakan, tapi biaya sewanya jauh lebih murah.

REPUBLIKA.CO.ID, Orang yang dahulunya tidak ada niat pada akhirnya ingin berinvestasi untuk masa depan yang lebih baik. Selain investasi dalam bentuk tabungan, deposito, atau reksa dana, rumah dan mobil juga dapat dijadikan sebagai instrumen investasi.

Namun, yang menjadi permasalahannya adalah lebih baik mana antara investasi rumah atau mobil. Daripada berlama-lama galau, simak ulasan berikut ini yang bisa Anda jadikan pertimbangan antara investasi rumah atau mobil seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Harga Rumah Semakin Meroket, Sedangkan Harga Mobil Makin Rendah

Sadar atau tidak, harga sebidang tanah untuk membangun rumah semakin hari makin meroket, terutama di daerah yang strategis. Hal ini disebabkan karena lahan untuk membangun perumahan semakin sedikit, sementara tingkat pertumbuhan penduduk terus meningkat, sehingga harga rumah melambung tinggi.

Hal sebaliknya untuk mobil. Semakin hari, harga mobil makin menurun. Belum lagi jika mobil tersebut sudah lama dipakai. Guna mempertahankan nilai jual mobil, Anda harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk perawatan dan mengganti suku cadang.

Meskipun harga jual tinggi, biaya perawatannya juga jauh lebih tinggi, sehingga Anda tidak lagi mendapat untung, melainkan merugi. Jadi, nilai rumah semakin lama makin tinggi, sedangkan nilai mobil makin lama semakin turun. Pilih mana?

2. Meski Sudah Bekas, Peminat Rumah Lebih Tinggi Ketimbang Mobil

Baik rumah baru maupun rumah bekas, keduanya sama-sama dibanderol dengan harga yang tinggi. Meskipun harganya tinggi dan berstatus sebagai “rumah bekas”, peminat rumah tidak akan merosot, justru meroket.

Sedangkan mobil, bisa dibilang jumlah peminat mobil bekas cukup tinggi. Tapi biaya perawatan mobil bekas sangat mahal karena mobil bekas membutuhkan beberapa perbaikan, terutama di bagian mesin agar kinerjanya maksimal.

3. Menjual Rumah Lebih Mudah Dibandingkan Menjual Mobil

Meskipun harga jual rumah lebih tinggi dibandingkan harga jual mobil, bukan berarti rumah lebih sulit laku ketika dijual. Bahkan sebaliknya, menjual rumah lebih mudah karena jumlah peminat rumah lebih tinggi dibandingkan peminat mobil. Apalagi sekarang, dengan bantuan internet dan developer, menjual rumah jauh lebih mudah.

Syaratnya, rumah masih dalam kondisi baik. Jika satu atau dua bagian mengalami kerusakan, lekaslah diperbaiki agar harga jual rumah tidak turun. Dengan demikian, Anda dapat meraup persentase keuntungan yang tinggi.

4. Rumah Adalah Kebutuhan Primer, Sedangkan Mobil Hanya Tersier

Semua orang tahu kalau rumah adalah kebutuhan primer yang masuk dalam kategori papan. Ini berarti, rumah sama pentingnya dengan makanan, minuman, dan pakaian yang digunakan setiap hari. Jika pemenuhannya tidak terpenuhi, maka akan menghambat kelancaran hidup.

Sedangkan mobil adalah kebutuhan tersier alias penunjang saja. Punya atau tidak punya mobil, tidak akan memberi dampak besar bagi kehidupan Anda.

Berdasarkan klasifikasi ini, dapat disimpulkan kalau kepemilikan rumah jauh lebih penting dibandingkan mobil. Jika uang yang Anda miliki belum cukup untuk membeli rumah, susun rancangan keuangan sedini mungkin agar Anda dapat memilih jenis rumah yang sesuai dengan kebutuhan sekaligus keinginan.

5. Rumah Dapat Disewakan dengan Harga Tinggi, Sedangkan Mobil Tidak

Rumah tidak hanya dijadikan sebagai lahan tempat tinggal semata, tapi juga berguna untuk meningkatkan pendapatan dengan cara menyewakan rumah tersebut. Harga sewa rumah tergantung dari tipe rumah, lokasi, dan fasilitas yang didapatkan.

Jika ketiga poin tersebut memadai, Anda dapat menetapkan harga sewa yang tinggi kepada penyewa. Tentu saja, seiring bertambahnya waktu, harga sewa ini juga akan bertambah mahal.

Berbeda dengan mobil. Meskipun mobil dapat disewakan, tapi biaya sewanya jauh lebih murah. Ada atau tidaknya sewa mobil juga tergantung musim. Saat musim liburan tiba, usaha rental mobil akan cepat habis. Sebaliknya, jika musim liburan usai, maka rental mobil pun akan sepi.

Pilih Instrumen Investasi dengan Bijak

Baik rumah maupun mobil, keduanya sama-sama dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan dan fleksibilitas dalam hidup. Tapi dilihat dari segi manfaat di masa yang akan datang, rumah jauh lebih bermanfaat dibandingkan mobil.

Intinya, sesuaikan dengan kebutuhan. Jika Anda sudah memiliki rumah sebagai instrumen investasi, Anda bisa membeli mobil untuk menunjang fleksibilitas dalam hidup Anda. Jika tidak, dahulukan untuk memiliki rumah terlebih dahulu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA