Tuesday, 5 Syawwal 1439 / 19 June 2018

Tuesday, 5 Syawwal 1439 / 19 June 2018

Darmin: Pertemuan Trump-Kim tak Berdampak Pada Ekonomi

Senin 11 June 2018 23:23 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Seorang laki laki menyaksikan tayangan televisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Stasiun Kereta Seoul Korea Selatan.

Seorang laki laki menyaksikan tayangan televisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Stasiun Kereta Seoul Korea Selatan.

Foto: AP/Ahn Young-joon
Hasil pertemuan yang berakhir buruk justru bisa mengganggu perekonomian global.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berpendapat, pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tidak akan berdampak langsung pada perekonomian. Alasannya pertemuan keduanya lebih kental nuansa politik.

"(Pertemuan) Trump dengan Kim Jong Un itu politiknya yang penting," kata Darmin seusai meninjau pembangunan proyek MRT di Stasiun Senayan, Jakarta, Senin (11/6). Lebih bersifat politis karena salah satu pembahasan utamanya adalah mengenai perlucutan senjata nuklir.

Namun, kata Darmin, bisa saja pertemuan itu berdampak pada perekonomian global secara keseluruhan apabila tidak menemui kata sepakat. "Sentimen ke ekonomi itu akibat tidak langsung. Bukan akibat langsung," kata Darmin.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan mewaspadai berbagai risiko dari perkembangan eksternal yang bisa menganggu kinerja perekonomian nasional pada 2018 dan 2019.

Risiko tersebut mungkin terjadi akibat normalisasi kebijakan moneter yang akan diambil oleh Bank Sentral AS. Kemudian potensi kebijakan proteksionisme serta faktor geopolitik mengenai perkembangan di Timur Tengah dan semenanjung Korea.

Dijadwalkan, pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un digelar pada Selasa (12/6) di Capella Hotel, Pulau Sentosa, Singapura. Pertemuan ini akan mencatatkan sejarah karena pertama kalinya seorang pemimpin Korea Utara bertemu dengan presiden AS yang sama-sama masih menjabat. 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES