Senin 13 Jul 2020 18:10 WIB

Upaya Linkaja Digitalisasi Pantai Pandawa

Memasuki era new normal setelah beberapa bulan tutup karena pandemi Covid-19, Bali mulai bersiap untuk kembali membuka pintu pariwisata. Salah satunya Pantai Pandawa yang berlokasi di Kabupaten Badung, Bali, telah resmi dibuka untuk umum pada 9 Juli lalu.Berbagai protokol ketat dalam perlindungan kesehatan serta adaptasi perilaku di area wisata...

Rep: Vina Anggita (swa.co.id)/ Red: Vina Anggita (swa.co.id)
.
.

Memasuki era new normal setelah beberapa bulan tutup karena pandemi Covid-19, Bali mulai bersiap untuk kembali membuka pintu pariwisata. Salah satunya Pantai Pandawa yang berlokasi di Kabupaten Badung, Bali, telah resmi dibuka untuk umum pada 9 Juli lalu.

Berbagai protokol ketat dalam perlindungan kesehatan serta adaptasi perilaku di area wisata pun dilakukan demi mencegah penyebaran virus, seperti menghadirkan akses transaksi digital untuk tiket masuk, wahana, dan berbagai sajian kuliner yang ada di Kawasan Pantai Pandawa.

Bermitra dengan Linkaja, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan Bank Indonesia sebagai penyedia layanan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard), transformasi pembayaran digital yang dihadirkan di lingkungan Pantai Pandawa diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi secara signifikan.

“Kami menyambut positif digitalisasi transaksi yang ada di Pantai Pandawa ini sebagai bentuk dukungan kemudahan akses transaksi pada era normal baru," ujar Haryati Lawidjaja selaku Direktur Utama Linkaja.

Lebih lanjut ia mengatakan, digitalisasi ini merupakan upaya untuk meminimalkan penggunaan dan penyebaran uang tunai di area ekosistem pantai sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan  harapannya dapat kembali meningkatkan pertumbuhan sektor pariwisata.

"Kami harap kemudahan metode pembayaran ini dapat dinikmati oleh para wisatawan dan pedagang sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan bertransaksi," ujarnya.

Adapun nantinya seluruh transaksi yang ada di ekosistem pantai akan melalui satu QR Code yang bisa digunakan untuk lebih dari satu operator pembayaran. Mulai dari pembayaran di gerbang masuk, berbagai wahana atraksi, dan kios pedagang.

Herinaldi, Regional CEO Bali & Nusa Tenggara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengatakan, program digitalisasi Kawasan Wisata Pantai Pandawa ini didukung sepenuhnya oleh Pemprov Bali dan Bank Indonesia serta masyarakat adat setempat sehingga diharapkan proses sosialisasinya dapat berjalan dengan lancar.

"Kami secara konsisten terus mensosialisasikan pemanfaatan alat pembayaran elektronik dalam bertransaksi, apalagi pada saat berlangsungnya pembatasan sosial berskala besar. Harapannya, keberadaan sistem pembayaran non tunai ini akan menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang akan menghabiskan waktu di Pantai Pandawa," ujar dia.

Kawasan Pantai Pandawa merupakan salah satu dari beberapa objek wisata di Pulau Bali yang telah dilakukan digitalisasi menggunakan Linkaja sebagai metode pembayarannya, selain Bali Zoo, Bali Bird Park, dan Bali Safari. Berbagai ekosistem lainnya di pulau Bali yang telah dapat menggunakan Linkaja yaitu pusat oleh-oleh (Pie susu asli enak, Krisna Oleh-oleh, Harum Bali Lapis Legit, The Keranjang Bali).

Adapula pasar tradisional (Pasar ikan Kedonganan, Pasar Sidhu), modern retail (Tiara Gatzu Supermarket, Tiara Dewata, Toko Soputan Fresh), transportasi lokal (Karangasem Ojek Online (K-Jek), Gianyar Ojek Online (Giajek)), Rumah Sakit (RSIA Puri Bunda Denpasar Bali), hingga berbagai destinasi kuliner terkenal seperti Goddes Bakery, dan Mitos Kopi.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan swa.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab swa.co.id.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement