Rabu, 8 Safar 1440 / 17 Oktober 2018

Rabu, 8 Safar 1440 / 17 Oktober 2018

Tak Hanya Layani Surat, Ini 6 Inovasi Digital Pos Indonesia

Kamis 11 Okt 2018 16:11 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Dwi Murdaningsih

Petugas mendata paket pos yang akan dikirim ke berbagai penjuru Nusantara di Kantor Pos Indonesia Cabang Utama Bengkulu, Jumat (8/6).

Petugas mendata paket pos yang akan dikirim ke berbagai penjuru Nusantara di Kantor Pos Indonesia Cabang Utama Bengkulu, Jumat (8/6).

Foto: Antara/David Muharmansyah
Enam inovasi dibuat untuk mendukung pengiriman barang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pos Indonesia (Persero) saat ini ingin menegaskan kepada masyarakat, bukan hanya melayani surat saja namun juga pengiriman barang. Direktur Komersial Pos Indonesia Charles Sitorus mengatakan untuk masuk kepada pasar pengiriman barang maka saat ini enam inovasi dibuat.

Charles menjelaskan keenam inovasi tersebut semuanya berkaitan dengan sistem digital. Inovasi tersebut yaitu contact center oranger, M-Agenpos, Agenpos B2B layanan kurir, Agenpos B2B layanan jasa keuangan, kargo ritel udara, dan isi ulang uang elektronik di kantor pos.

Dia menuturkan inovasi tersebut dibuat kare Pos Indonesia menyadari harus bersaing dengan pelaku usaha logistik lainnya yang sudah merambah ke pengiriman barang. "Dengan adanya e-commerce dan pengiriman barang, makanya bergerak ke paket pengiriman barang. Kita coba apa sih yang dibutuhkan pelanggan sekarang yang milenial banget," kata Charles di Kantor Pos Besar, Jakarta Pusat, Kamis (11/10).

Charles menilai saat ini pelanggan menggunakan jasa logistik sudah tidak bia dibatasi dengan waktu dan tempat. Menurtnya, banyak pelanggan yang hanya menungu barangnyanya dijemput sehingga tidak perlu membawa sendiri ke tempat pengiriman.

Dengan adanya inovasi yang ada saat ini, Charles menegaskan Pos Indonesia juga ingin memperluas kerja sama penggunaan Kioson. Sejak awal tahun 2018, Pos Indonesia bekerja sama dengan PT Kioson Komersial Indonesia Tbk dengan menyediakan layanan agen pos dengn sistem dgital berbasis aplikasi di telepon pintar.

"Jadi sekarang dengan ditambah enam inovasi ini maka kita nggak manual lagi, semua sudah digital. Ini juga supaya lebih luas dan waktu lebih banyak," tutur Charles.

Untuk layanan contact center oranger, Pos Indonesia memberikan pelayanan kepada pelaku UMKM dan masyarakat umum dengan memberikan layanan penjemputan melalui kontak center 1500261 yang dapat diakses sejak kemarin (10/10). Saat ini baru dapat diakses di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Jawa Barat,Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta,

Selanjutnya M-Agenpos merupakan aplikasi mobile berbasis android dikembangkan untuk layanna pembayaran. Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk pembayaran PLN, Telekomunikasi, PDAM, PBB, tiket pesawat atau kereta api, asuransim dan lainnya hingga pembelian pulsa.

Sementara layanan Kargo Pos Ritel Udara (KRU) sudah dibuka sejak Oktober Tahun 2017. Hingga saat ini tersedia di 58 Kantor Pos Besar di Indonesia yang bisa melayani pelaku bisnis mengirimkan barangnya menggunakan pesawat terbang dan kereta api.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA