Saturday, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Saturday, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Perluas Literasi Digital, Bukalapak Gandeng Pusat Zakat

Jumat 17 Aug 2018 19:11 WIB

Rep: Rossi Handayani / Red: Hiru Muhammad

Tampak suasana pelatihan bisnis secara online bersama Bukalapak

Tampak suasana pelatihan bisnis secara online bersama Bukalapak

Foto: Bukalapak
Penggunaan internet mengubah perilaku belanja masyarakat menjadi online

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bukalapak berkomitmen untuk memperluas penetrasi literasi digital di Indonesia guna memajukan ekonomi masyarakat. Berbekal komitmen tersebut, Bukalapak bekerjasama dengan Pusat Zakat Umat Persatuan Islam mengadakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bertajuk Pelatihan UKM Goes Digital yang digelar di Gedung Qornul Manazil, Bojongsoang, Bandung (15/8).

"Penetrasi penggunaan internet di Indonesia mengubah perilaku belanja masyarakat yang semula masih offline menjadi online," kata Muhammad Isa selaku Strategic Advisor to CEO Bukalapak, dalam keterangan tertulisnya. 

Kegiatan tersebut dihadiri kader jamiyyah yang berasal dari seluruh Badan otonom dan Perguruan tinggi Perssatuan Islam. Organisasi kemasyarakata seperti PP Pemuda Persis, PP Pemudi Persis, PP Hima Persis, PP Himi Persis, STAIPI Persis Bandung dan Ma’had AL Imarat  juga hadir.

Peserta yang hadir umumnya merupakan UKM yang ingin memulai bisnis online. Program ini merupakan implementasi tujuan Bukalapak untuk membangun Indonesia melalui pemberdayaan UKM dengan dukungan teknologi.

"Kami melihat adanya potensi masyarakat Indonesia untuk menjadi pebisnis online, nantinya para peserta program pelatihan ini dapat memiliki gambaran mengenai kewirausahaan dan dapat mengembangkan diri untuk menjadi pebisnisonline," ujar Isa.

Seluruh peserta pada program kegiatan Pelatihan UKM Goes Digital ini diberikan edukasi dan pelatihan seputar seluk beluk bisnis online bersama para pakar dan pelapak Bukalapak yang sudah berpengalaman dalam berbisnis online.

Para pembicara yang mengisi kegiatan tersebut diantaranya Muhammad Isa selaku Strategic Advisor to CEO Bukalapak, Abdul Hafizh Asri selaku Investment Solutions Manager Bukalapak, Edwin Khadafi selaku Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Persatuan Islam (HIPPI) Pusat, dan Om Hermawan, Ranger Komunitas Bukalapak Jakarta.

Materi diberikan kepada peserta pelatihan seperti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam berwirausaha, membangun mental sebagai pebisnis, manfaat dan prospek berjualan secaraonline, tips dan trik menjalankan bisnis online yang baik dan benar serta cara menghadapi berbagai resiko dalam berbisnis secara online.

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES