Sunday, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Sunday, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Analis: Integrasi PGN-Pertamina Berdampak Positif

Sabtu 30 Jun 2018 17:09 WIB

Red: Ani Nursalikah

Pipa gas PGN.

Pipa gas PGN.

Foto: PGN
Pertagas bisa menambah jumlah distribusi penyaluran gas melalui pelanggan PGN.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Analis senior Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada menilai integrasi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan dan anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Gas (Pertagas) akan memberikan banyak dampak positif.

"Ada banyak dampak positif pascaintegrasi PGN-Pertagas. Beberapa di antaranya adalah Pertagas bisa menambah jumlah distribusi penyaluran gas melalui pelanggan gas existing PGN," katanya di Jakarta, Sabtu (30/6).

Selain itu, menurut dia, Pertagas dan PGN bisa mengoptimalkan pemanfaatan dana belanja modal untuk membangun infrastruktur secara terintegrasi dan tidak lagi tumpang tindih atau berkompetisi satu sama lain. Reza juga mengatakan integrasi PGN-Pertagas merupakan aksi korporasi biasa dalam dunia bisnis.

"Saya melihat lebih ke hal-hal positif dari integrasi PGN-Pertagas ini," katanya.

Ia berharap, seluruh pihak melihat aksi korporasi tersebut dari sisi positif, yang nantinya bisa memperbesar cakupan distribusi PGN-Pertagas. Ujungnya, Pertamina yang mengelola PGN, kinerjanya juga akan membaik karena PGN bersama Pertagas bisa dioptimalkan Pertamina untuk meningkatkan kerja sama di sektor energi lainnya sampai ke luar negeri.

Pada Jumat (29/6), PGN dan Pertamina menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (conditional sales purchase agreement/CSPA) Pertagas sebesar 51 persen. Penandatanganan CSPA merupakan kelanjutan pendirian induk (holding) BUMN migas yakni Pertamina pada 11 April 2018.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES