Saturday, 17 Zulqaidah 1440 / 20 July 2019

Saturday, 17 Zulqaidah 1440 / 20 July 2019

Kalungkan Medali, Mendes PDTT Semangati Pesenam Indonesia

Rabu 29 Aug 2018 16:09 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo diberikan kehormatan untuk mengalungkan medali pertandingan cabang olahraga senam dengan nomor individual senam ritmik all around Asian Games 2018 di JIExpo, Kemayoran Selasa (28/8).

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo diberikan kehormatan untuk mengalungkan medali pertandingan cabang olahraga senam dengan nomor individual senam ritmik all around Asian Games 2018 di JIExpo, Kemayoran Selasa (28/8).

Foto: kemendes dptt
Kazakhstan meraih emas untk cabang olah raga senam nomor individual.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo diberikan kehormatan untuk mengalungkan medali pertandingan cabang olahraga senam dengan nomor individual senam ritmik all around Asian Games 2018 di JIExpo, Kemayoran Selasa (28/8). Pengalungan medali tersebut diberikan kepada peraih medali emas asal Kazakhstan Alina Adilkhanova, medali Perak Sabina Taskhenbaeva dari Uzbekistan, dan medali perunggu Yating Zhao asal Cina.

photo

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo diberikan kehormatan untuk mengalungkan medali pertandingan cabang olahraga senam dengan nomor individual senam ritmik all around Asian Games 2018 di JIExpo, Kemayoran Selasa (28/8).

Sebelum upacara pengalungan medali tersebut, Eko bersama dengan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla turut menyaksikan dan memberikan dukungan kepada dua pesenam putri Indonesia yang berlaga pada final individual senam ritmik all around Asian Games 2018 di JIExpo.

Kedua pesenam putri tersebut yakni Nabila Evandestiera dan Wahyu Putri yang bertanding pada empat kategori alat, yaitu hoop (simpai), ball (bola), clubs (gada), dan ribbon (pita). Namun, kedua pesenam tersebut gagal meraih medali setelah bersaing dengan pesenam putri lainnya yang berasal dari Malaysia, China, Korea Selatan, Kazakhstan, Sri Lanka, Uzbekistan, Thailand, dan Mongolia di grup B.

"Meski gagal raih medali, saya berharap pesenam kita ini tidak kendur semangatnya. Harus tetap semangat. Saya tetap mengapresiasi karena mereka telah berjuang maksimal dalam meraih medali. Saya salut dengan kalian," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA