Senin, 22 Ramadhan 1440 / 27 Mei 2019

Senin, 22 Ramadhan 1440 / 27 Mei 2019

PNM Dukung Penciptaan Wirausaha Madani

Jumat 07 Mar 2014 18:44 WIB

Red: Maman Sudiaman

Pelatihaan dan pengembangan kapasitas usaha (PKU) di Cibinong, Jawa Barat, Jumat (7/3).

Pelatihaan dan pengembangan kapasitas usaha (PKU) di Cibinong, Jawa Barat, Jumat (7/3).

Foto: Istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG –- PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM siap mendukung upaya masyarakat menjadi wirausaha madani melalui fasilitas pembiayaan ULaMM dan jasa pelatihan secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja saat memberikan motivasi dalam kegiatan pelatihaan dan pengembangan kapasitas usaha (PKU) di Cibinong, Jawa Barat, Jumat (7/3). Hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto, yang juga memberikan pencerahan mengenai dinamika bisnis dan ekonomi nasional. Beliau juga berharap PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dapat menjembatani UMKM informal hingga pengusaha formal.

“Yang pasti PNM melalui ULaMM siap memberikan yang terbaik untuk menjadikan bisnis UMK semakin mapan dan madani," tegas Parman dalam siaran persnya yang diterima ROL, Jumat (7/3).

Menurutnya, PNM konsisten memberikan pelatihan dan pendampingan usaha sejak berdiri hingga sekarang. Topik dan segmentasi pelatihan sangat bervariasi, mulai dari bisnis makanan dan minuman, kerajinan tangan, pertanian, hingga perdagangan.

Mariatin Sri Widowati, Pemimpin PNM Cabang Jakarta, menjelaskan seluruh pelatihan yang diberikan PNM bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan maupun peningkatan kapasitas usaha UMK. Terutama nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang ingin berpartisipasi meningkatkan perekonomian lokal maupun nasional.

"Satu hal yang pasti, untuk setiap kegiatan pelatihan, peserta tidak dibebani biaya apapun. Mereka hadir di lokasi dan tim PNM siap melaksanakan tugasnya untuk memberikan kebutuhan usaha mereka," ujar Mariatin.

Menurut Mariatin, sedikitnya 200 nasabah ULaMM yang berdomisili di Cibinong dan sekitarnya secara swadaya dan antusias mendaftarkan diri untuk menjadi peserta pelatihan saat ini. Bidang usaha yang mereka geluti sangat beragam, mulai dari produsen dan penjual tempe atau tahu hingga pengusaha karoseri dan pengrajin ikan hias.  “Acara ini juga sekaligus sebagai wadah silaturahmi dan memperkuat jaringan UMK untuk tumbuh dan berkembang bersama ULaMM,” katanya.

Sebagai informasi, Cibinong dan sekitarnya merupakan klaster atau wilayah operasional bisnis PNM Cabang Jakarta, dengan jumlah kantor ULaMM sebanyak 6 unit.  Klaster Cibinong hingga Februari 2014 telah menyalurkan pembiayaan melalui ULaMM sebanyak Rp41,3 miliar kepada 842 debitur. Dengan demikian, pembiayaan Klaster Cibinong mengalami pertumbuhan 3,5% dibandingkan dengan pencapaian per Februari tahun lalu Rp39,9 miliar.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA