Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Kawasan Bisnis TB Simatupang Tumbuh Pesat

Selasa 18 Mar 2014 16:21 WIB

Rep: Budi Rahardjo/ Red: Nidia Zuraya

Kawasan bisnis di Jakarta Selatan

Kawasan bisnis di Jakarta Selatan

Foto: Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koridor TB Simatupang di Jakarta Selatan terus tumbuh menjadi kawasan bisnis baru di Ibu Kota. Tingkat hunian gedung perkantoran di kawasan tersebut sangat tinggi. Harga jual ruang perkantoran di sana pun terkerek naik.

Senior Associate Director dari Colliers International Ricky Tarore mengatakan tingkat hunian gedung perkantoran di TB Simatupang relatif stabil di kisaran 96,1 persen. Data itu diambil dari riset Colliers International pada kuartal empat 2013. "Gedung kantor yang berlokasi di TB Simatupang memang menjadi alternatif utama bagi perusahaan yang ingin beralih dari lokasi di CBD Jakarta," ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa (18/3).

Colliers International merupakan salah satu konsultan pemasaran 18 Office Park yang berdiri di koridor TB Simatupang. Pada kesempatan yang sama, Associate Director Jones Lang LaSalle Fitri Hilman mengatakan harga jual ruang perkantoran di kawasan bisnis TB Simatupang terus beranjak naik. Ia mencontohkan untuk harga jual di 18 Office Park saat ini sekitar Rp 24 juta per meter persegi.

Kenaikan harga jual di 18 Office Park dinilai cukup signifikan, hampir mendekati 50 persen terhitung dari periode awal peluncuran proyek. Selain permintaan perkantoran strate title, ujar Fitri, Jones Lang LaSalle juga menerima banyak permintaan ruang perkantoran sewa dengan luas bervariasi.

Adapun, penjualan proyek perkantoran 18 Office Park yang dikembangkan PT Kalma Propertindo Jaya sekarang telah mencapai 60 persen. Direktur PT Kalma Propertindo Jaya Zahir Ali mengatakan pembeli ruang kantor di 18 Office Park sebagian besar adalah pengguna akhir yang memang berencana menempati ruang perkantoran tersebut.

Sebagian besar pembeli berasal dari perusahaan minyak dan gas, agrobisnis, perbankan, perusahaan private holding, perusahaan IT, perusahan ekspor impor, dan perusahaan sumber daya alam lainnya. Proyek 18 Office Park memasuki tahap topping off.

18 Office Park dibangun di atas lahan seluas 1,23 hektare dengan konsep ramah lingkungan. Ada dua tower perkantoran, yakni Tower A dengan total area seluas 40.500 meter persegi, dan Tower B yang akan dibangun setelah Tower A selesai dibangun. Tower A dipasarkan secara strata-title, sedangkan tower B hanya akan disewakan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA