Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

CEO Foxconn Jelaskan Alasan Lamanya Realisasi Investasi di Indonesia

Selasa 08 Oct 2013 15:32 WIB

Rep: Satya Festiani/ Red: Nidia Zuraya

Foxconn

Foxconn

Foto: European Pressphoto Agency

REPUBLIKA.CO.ID, NUSA DUA -- Perusahaan manufaktur teknologi informasi asal Taiwan, Foxconn, berencana untuk berinvestasi di Indonesia. Namun, hal tersebut belum direalisasikan hingga sekarang. CEO Foxconn Technology Group Terry Gau menjelaskan alasan lambannya realisasi investasi di Indonesia.

"Saat kami ke sini kami tidak hanya ingin membawa perusahaan kami, tapi kami juga ingin membawa teknologi kami ke sini, seluruh supply change," ujar Terry dalam konferensi media terbatas di Bali International Convention Center (BICC), Senin (7/10) petang.

Terry mengatakan Foxconn akan mentransfer teknologinya ke Indonesia, tak hanya mempekerjakaan buruh Indonesia yang murah. "Kita telah memilih 5 tempat untuk berinvestasi. Beda ide datang dari partner yang berbeda dan itu memakan waktu," ujar dia. Namun, ia mengatakan bahwa Foxconn serius untuk berinvestasi di Indonesia.

Juru Bicara Foxconn Simon Hsing mengatakan pihaknya sangat hati-hati dan selalu berdiskusi dengan regulasi setempat dalam melakukan investasi agar masih melindungi produk lokal. Ia juga mengaku telah berdiskusi dengan pemerintah, diantaranya Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Kita ingin berinvestasi di sini secara serius. Itu kenapa kami secara hati-hati memulai ini," ujar dia.

Selain melibatkan pemerintah, Foxconn juga akan melibatkan pihak swasta lokal di Indonesia. Foxconn telah menemui beberapa mitra potensial untuk diajak bekerjasama. Namun, ia merahasiakan nama-nama mitra yang didatanginya untuk diajak berbisnis di dalam negeri.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA