Selasa 31 May 2022 06:01 WIB

Usai Kunjungi Jerman, Menko Airlangga Optimistis Bisa Tarik Investor ke Indonesia

Indonesia akan menjadi tuan rumah Hannover Messe pada 2023 mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) bertemu wakil konselor dan menteri ekonomi Jerman, Jumat (27/5).
Foto: Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) bertemu wakil konselor dan menteri ekonomi Jerman, Jumat (27/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar pertemuan bilateral dengan pemerintah Jerman seusai menghadiri World Economic Forum di Davos, Swiss. Menko Airlangga menuturkan, pertemuan bilateral dengan Jerman penting karena Indonesia membawa kepentingan negara-negara berkembang kepada negara maju di dunia.

Ia menuturkan, Pemerintah Indonesia bisa menjadi jembatan bagi kepentingan negara berkembang saat memegang Presidensi G20. Di saat bersamaan, Jerman juga menjadi Presidensi G7 dari kelompok negara-negara maju di dunia.

Baca Juga

“Menjembatani kepentingan negara berkembang untuk negara maju. Indonesia mendorong sejumlah isu prioritas, antara lain arsitektur kesehatan global, transisi energi berkelanjutan, dan transformasi digital dan ekonomi,” tutur Airlangga dalam keterangan, Senin (30/5/2022).

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menambahkan, kunjungan bilateral ke Jerman juga berdampak positif, karena Presiden Jerman dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada Juni nanti. “Presiden Jerman juga dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia sekitar pertengahan Juni ini,” ujarnya.

Airlangga mengaku dalam kunjungannya ke Jerman, ia juga membahas persiapan kunjungan Presiden Joko Widodo ke pertemuan G7 pada 26 hingga 28 Juni di Istana Elmau di Garmisch-Partenkirchen, negara bagian Bayern, Jerman. Menko Perekonomian berharap agenda kunjungan kedua pimpinan negara diharapkan memperkuat kemitraan di berbagai sektor. Terutama menarik lebih banyak investasi yang masuk ke Indonesia.

Menurut Airlangga, peluang ini bisa didapatkan Indonesia saat menjadi official partner country Hannover Messe pada 2023. Terlebih, Indonesia dianggap sukses memerankan hal itu pada Hannover Messe 2021. "Tentu bagi Indonesia tidak lepas dari promosi untuk investasi,” ujar Menko Perekonomian.

Ia menegaskan, Indonesia jadi pilihan tepat bagi investor untuk berinvestasi di tengah kondisi dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik yang terjadi saat ini. Terlebih, negara maju membutuhkan supplay chain agar tidak terganggu akibat penanganan dampak Covid-19.

Menko Airlangga mengaku sudah menyiapkan sejumlah isu penting yang akan ditawarkan saat menjadi official partner country Hannover Messe 2023. Antara lain, transisi energi, industri berkelanjutan, hingga transformasi digital. Pemerintah berharap dapat mengakselerasi investasi di Indonesia saat menjadi tuan rumah Hannover Messe 2023 mendatang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement