Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Terkuat Sejak 52 Tahun, Ekonomi Prancis Tumbuh 7 Persen

Jumat 28 Jan 2022 16:19 WIB

Red: Friska Yolandha

Pejalan kaki yang mengenakan masker berjalan di Champs-Elysees di pusat kota Paris, Prancis, 30 Desember 2021. Prancis melaporkan pertumbuhan ekonomi yang kuat pada 2021 selama lima dekade, yaitu tujuh persen.

Pejalan kaki yang mengenakan masker berjalan di Champs-Elysees di pusat kota Paris, Prancis, 30 Desember 2021. Prancis melaporkan pertumbuhan ekonomi yang kuat pada 2021 selama lima dekade, yaitu tujuh persen.

Foto: EPA-EFE/IAN LANGSDON
Gelombang kelima Covid-19 di Prancis dinilai memberikan dampak minimal pada ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Prancis melaporkan pertumbuhan ekonomi yang kuat pada 2021 selama lima dekade. Ekonomi Prancis tumbuh 7 persen, setelah ekonomi nomor dua terbesar di zona eropa ini rebound usai diterjang pandemi.

Meskipun Covid-19 kembali menerjang, ekonomi Prancis dapat tumbuh 0,7 persen dalam tiga bulan terakhir setelah tumbuh 3,1 persen pada kuartal sebelumnya.

Baca Juga

Di luar dugaan, ekonomi Prancis secara keseluruhan tumbuh 7 persen pada 2021, terkuat sejak 1969. Sebelumnya, negara ini mengalami kontraksi 8 persen pada 2020 akibat lockdown ketat.

"Ekonomi Prancis pulih secara spektakuler dan itu menghapus krisis ekonomi," kata Menteri Keuangan Bruno Le Maire kepada France 2.

"Masih ada beberapa sektor yang terkontraksi seperti pariwisata dan hotel, tetapi sebagian lainnya pulih sangat kuat dan itu menciptakan pekerjaan," lanjutnya.

Bisnis dan konsumen sekali lagi harus berkutat dengan pembatasan yang lebih ketat saat Prancis menghadapi gelombang kelima Covid-19. Meskipun demikian, dampak ekonomi dari gelombang ini dinilai minimal karena sebagian besar masyarakat telah beradaptasi untuk hidup berdampingan dengan pandemi.

"Banyak yang mengatakan tahap ekonomi ditetapkan untuk pemilihan presiden pada April. Emmanuel Macron jelas akan senang dengan perdumbuhan PDB ini," kata ekonom senior Capital Economics Jessinda Hinds. Macron diketahui akan kembali mengikuti pemilihan presiden.

Ekonomi Prancis telah pulih ke tingkat sebelum krisis pada kuartal ketiga, didorong oleh kampanye vaksinasi. Pada kuartal keempat, ekonomi didorong oleh belanja konsumen yang naik 0,4 persen, meskipun melambat dari 5,6 persen pada kuartal sebelumnya.

Investasi bisnis naik 0,8 persen pada kuartal keempat, setelah hanya naik 0,1 persen pada kuartal sebelumnya.

 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA