Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Coca-Cola European Akuisisi Coca-Cola Amatil

Selasa 27 Oct 2020 08:32 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Coca Cola. ilustrasi

Coca Cola. ilustrasi

Foto: Coca cola
Nilai akuisisi tersebut dikabarkan mencapai 6,6 miliar dolar AS.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY – Coca-Cola European Partners Plc setuju untuk mengakuisisi Coca-Cola Amatil Ltd. Akuisisi dilakukan untuk menciptakan produsen minuman kemasan global untuk lebih tahan terhadap perlambatan dalam industri tersebut.

“Akuisisi ini akan menciptakan jejak geografis yang lebih luas dan lebih seimbang yang akan memungkinkan kami untuk meningkatkan skala lebih cepat,” kata Kepala Eksekutif Coca-Cola European Partners Damian Gammell dikutip dari Bloomberg, Senin (26/10).

Nilai akuisisi tersebut dikabarkan mencapai 6,6 miliar dolar AS. Kesepakatan tersebut dinilai akan melipatgandakan potensi pasar Coca-Cola European dengan menempatkan hampir 300 juta konsumen, termasuk Indonesia.

Sementara itu, Coca-Cola Amatil memiliki 32 fasilitas produksi di Australia, Selandia Baru, Fiji, Indonesia, dan Papua Nugini. Setelah akuisisi tersebut resmi dilakukan, akan menandai transaksi lintas batas besar pertama di negara itu sejak pandemi Covid-19.

“Ini bukan tawaran sekali seumur hidup, tapi dengan harga yang tepat untuk pemegang saham Amatil,” ujar Fund Manager di Vertium Asset Management Sydney, Daniel Mueller.

Mueller menilai, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli Coca-Cola Amatil dari perspektif pendapatan. Sebab, menurutnya, permintaan minuman akan mendapatkan keuntungan dari pelanggaran pembatasan Covid-19 di Australia.

Coca-Cola saat ini telah mengubah dirinya melalui pengambilalihan. Terlebih harus menghadapi tekanan dari otoritas pemerintah atas krisis obesitas yang membuat konsumen semakin menyukai pilihan minuman dengan kalori rendah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA