Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

JK akan Bicarakan Proyek OBOR di Cina

Rabu 24 Apr 2019 07:40 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Teguh Firmansyah

Jusuf Kalla

Jusuf Kalla

Foto: AP/Olivier Matthys
JK akan kedepankan kepentingan nasional dalam proyek OBOR.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan akan mendahulukan kepentingan Indonesia terpenuhi dalam proyek 'satu sabuk satu jalan' atau One Belt One Road (OBOR) yang diinisiasi oleh Cina.

Baca Juga

Menurut JK, agenda tersebut akan ia perjuangkan dalam lawatannya ke Cina untuk membicarakan kerja sama proyek OBOR itu pada 24-27 April esok.

"Ya tentu kerja sama dalam rangka One Belt One Road itu sejauh mana kepentingan Indonesia dapat terpenuhi," ujar JK saat diwawancarai wartawan di Cakung, Jakarta, Selasa (23/4).

Menurut JK, Pemerintah Indonesia tidak akan mengikuti semua hasil proyek yang merugikan kepentingan nasional. "Tidak semua berarti kita ikuti. Tapi kita mendahulukan kepentingan kita, kepentingan Indonesia," ujar JK.

JK mengatakan, pembahasan proyek yang membuka konektiftas dagang antara negara di Eropa dan Asia melalui jalur sutra maritim tersebut akan lebih banyak menyangkut aspek pembangunan.

Sementara, menurut JK, aspek politik luar negeri tidak akan banyak dibicarakan dalam pembahasan."Kalau Indo Pacific lain lagi, ada politisnya. Kalau ini masalah pembangunan," ujar JK.

Proyek Belt and Road Initiativeatau One Belt One Road (OBOR), dikenal juga dengan jalur sutra baru, yang diprakasai Cina. Adanya OBOR tersebut, Cina menyusun rute-rute perdagangan baru yang menghubungkan kawasan-kawasan terdekat.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA