Selasa, 16 Safar 1441 / 15 Oktober 2019

Selasa, 16 Safar 1441 / 15 Oktober 2019

Data Ekonomi Bawa Dolar AS Menguat

Jumat 08 Mar 2019 07:17 WIB

Red: Nidia Zuraya

Karyawan menghitung mata uang dolar Amerika Serikat di gerai penukaran mata uang asing. ilustrasi

Karyawan menghitung mata uang dolar Amerika Serikat di gerai penukaran mata uang asing. ilustrasi

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Indeks yang mengukur dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia naik 0,82 persen

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (7/3) atau Jumat (8/3) pagi WIB. Penguatan dolar AS ini karena para pelaku pasar mencerna sejumlah data ekonomi dan mata uang tunggal Eropa, euro turun tajam.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Kamis (7/3) bahwa dalam pekan yang berakhir 2 Maret, klaim pengangguran awal AS, ukuran kasar pemutusan hubungan kerja (PHK) tercatat 223 ribu. Angka ini turun 3.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya.

Euro melemah tajam setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memangkas proyeksi pertumbuhan 2019 menjadi 1,1 persen dari perkiraan sebelumnya 1,7 persen. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,82 persen menjadi 97,696 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1183 dolar AS dari 1,1307 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3074 dolar AS dari 1,3171 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7010 dolar AS dari 0,7027 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,53 yen Jepang, lebih rendah dari 111,80 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0122 franc Swiss dari 1,0049 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3455 dolar Kanada dari 1,3420 dolar Kanada. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA