Jumat, 16 Zulqaidah 1440 / 19 Juli 2019

Jumat, 16 Zulqaidah 1440 / 19 Juli 2019

Kurs Dolar AS Bervariasi di Asia Jelang Pertemuan the Fed

Senin 28 Okt 2013 13:55 WIB

Red: Nidia Zuraya

Dolar AS

Dolar AS

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Nilai tukar (kurs) dolar Amerika Serikat (AS) bervariasi di perdagangan Asia Senin (28/10) menjelang pertemuan kebijakan bank sentral AS, Federal Reserve (the Fed), dengan data yang lemah telah menambah ekspektasi the Fed akan mempertahankan program stimulus sampai tahun depan.

Dalam perdagangan pagi di Tokyo greenback dibeli 97,59 yen naik dari 97,43 yen di New York Jumat (25/10) sore, sementara euro naik menjadi 1,3812 dolar dan 134,75 yen dari 1,3805 dolar dan 134,50 yen. Pertemuan kebijakan moneter the Fed dua hari akan dibuka Selasa (29/10) besok dan investor akan menunggu atas keputusan untuk suatu gagasan pada saat akan mulai mengurangi skema pembelian obligasi senilai 85 miliar dolar AS per bulan.

Sudah ada keyakinan yang tersebar the Fed akan mulai memangkas setidaknya pada Desember, tetapi analis mengatakan data pekerjaan yang lemah dan penutupan sebagian layanan publik (shutdown) oleh pemerintah bulan ini telah membuat suatu yang tidak mungkin. 

Pada Jumat (25/10) lalu, angka resmi menunjukkan lonjakan 3,7 persen pada harga barang-barang AS tahan lama. Namun, tidak termasuk peralatan transportasi,di mana pesanan turun 0,1 persen, sementara order barang modal inti, tanda investasi bisnis masa depan, turun 1,1 persen.

Bank sentral mengatakan setiap perubahan pelemahan terjadi di tengah pemulihan perusahaan di ekonomi terbesar dunia. "Dolar AS tetap pada 'back foot', sedikit mendapat bantuan dari data yang dirilis, terutama laporan pekerjaan September pada minggu lalu," kata Credit Agricole.

"Data pesanan barang-barang tahan lama untuk September yang dirilis Jumat lalu juga mengecewakan, dengan pesanan inti datang lebih lemah daripada yang diantisipasi," tambah Credit Agricole.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA