Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Boeing Raih Kontrak Air Force One 3,9 Miliar Dolar AS

Kamis 19 July 2018 05:25 WIB

Red: Ani Nursalikah

Pesawat Kepresiden AS, Air Force One.

Pesawat Kepresiden AS, Air Force One.

Foto: EPA
Pesawat itu akan dikirimkan pada Desember 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Boeing Co telah menerima kontrak 3,9 miliar dolar AS untuk membangun dua pesawat jet 747-8 yang akan digunakan sebagai Air Force One oleh presiden AS. Pesawat itu akan dikirimkan pada Desember 2024 dan dicat warna merah, putih dan biru.

Pentagon mengumumkan keputusan tersebut pada Selasa (17/7). Pentagon mengatakan Boeing yang berbasis di Seattle sebelumnya telah diberikan kontrak untuk pekerjaan pengembangan yang telah diperluas untuk mencakup desain, modifikasi dan fielding dua pesawat kepresidenan 747-8 yang siap untuk misi.

Kontrak itu mengikuti garis besar kesepakatan informal yang dicapai antara Boeing dan Gedung Putih pada Februari. Kesepakatan itu datang setelah Presiden Donald Trump keberatan dengan banderol harga empat miliar AS dari kesepakatan Air Force One sebelumnya. Dia mengeluh di Twitter bahwa "biaya tidak terkendali" dan menambahkan "Batalkan pesanan!"

Gedung Putih mengatakan pada Februari kesepakatan baru akan menghemat pembayar pajak lebih dari 1,4 miliar dolar AS, tetapi penghematan itu tidak dapat dikonfirmasi secara independen. Dokumen anggaran Angkatan Udara yang dirilis pada Februari untuk tahun fiskal 2019 mengungkapkan biaya 3,9 miliar dolar AS untuk program dua pesawat. Dokumen anggaran 2018 yang sama, tidak disesuaikan dengan inflasi, menunjukkan harga pada 3,6 miliar dolar AS.

Boeing 747-8 dirancang sebagai Gedung Putih di udara yang dapat terbang dalam skenario keamanan terburuk, seperti perang nuklir, dan dimodifikasi dengan avionik militer, komunikasi canggih, dan sistem pertahanan diri.

Seorang pejabat Kongres pada Selasa (17/7) menjelaskan tentang kesepakatan itu. Kesepakatan itu sedikit berubah dari kesepakatan informal yang dicapai pada Februari.

Trump mengatakan kepada CBS dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada Selasa (17/7) bahwa model baru Air Force One akan diperbarui di bagian dalam. Pesawat akan memiliki skema warna eksterior yang berbeda dari putih saat ini dan dua nuansa biru yang telah bertahan sejak pemerintahan Presiden John F Kennedy.

"Merah, putih dan biru. Air Force One akan menjadi luar biasa. Itu akan menjadi yang teratas, yang teratas di dunia. Dan itu akan menjadi merah, putih dan biru, yang menurut saya tepat," kata Trump.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES