Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Dolar AS Menguat Usai Pertemuan Trump-Kim

Rabu 13 June 2018 05:17 WIB

Red: Agung Sasongko

Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6).

Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6).

Foto: AP Photo/Evan Vucci
Kim dan Trump menandatangani pernyataan bersama setelah pertemuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah pertemuan yang sangat dinanti-nantikan antara pemimpin tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump di Singapura berakhir.

Kim dan Trump menandatangani pernyataan bersama setelah pertemuan mereka, yang pertama di antara para pemimpin yang berkuasa di kedua negara tersebut.

Dalam pernyataan bersama, Trump berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan kepada DPRK, sementara Kim menegaskan kembali komitmennya yang tegas dan teguh untuk menyelesaikan denuklirisasi Semenanjung Korea.

Sementara itu, investor terus mengawasi pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve, karena bank sentral secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunganya untuk kedua kalinya pada 2018 setelah mengakhiri pertemuan mereka pada Rabu sore waktu setempat.

Di sisi ekonomi, Indeks Harga Konsumen untuk Semua Konsumen Perkotaan (CPI-U) meningkat 0,2 persen pada Mei dalam basis disesuaikan secara musiman setelah naik 0,2 persen pada April, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Selasa (12/6).

Indeks untuk semua item dikurangi makanan dan energi, atau CPI Inti, naik 0,2 persen pada Mei. Hal ini membawa peningkatan tahun-ke-tahun dalam indeks menjadi 2,2 persen, menurut departemen.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,23 persen menjadi 93,820 di akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1748 dolar AS dari 1,1787 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3375 dolar AS dari 1,3380 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia merosot ke 0,7572 dolar AS dari 0,7606 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,35 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,03 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9862 franc Swiss dari 0,9851 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3018 dolar Kanada dari 1.2987 dolar Kanada.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES