Kamis, 5 Zulhijjah 1439 / 16 Agustus 2018

Kamis, 5 Zulhijjah 1439 / 16 Agustus 2018

Ratusan Demonstran Vietnam Bentrok dengan Polisi

Senin 11 Juni 2018 09:38 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nidia Zuraya

Bendera Vietnam (ilustrasi)

Bendera Vietnam (ilustrasi)

Foto: wikispaces.com
Para demonstran ini memprotes RUU Zona Ekonomi Vietnam

REPUBLIKA.CO.ID, HANOI -- Ratusan demonstran bentrok dengan polisi di Vietnam. Mereka memprotes rencana Pemerintah Vietnam yang akan membentuk zona ekonomi baru. Adapun, pembentukan zona ini dinilai menghawatirkan karena akan didominasi oleh investor Cina.

Dilaporkan BBC News, Senin (11/6), Pemerintah Vietnam berencana mengeluarkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang tiga zona ekonomi spesial. Zona ekonomi ini mengizinkan penyewaan hingga 99 tahun di Provinsi Quang Ninh, Khanh Hoa, dan Pulau Phu Quoc.

Aksi protes terhadap pembuatan RUU ini merupakan tantangan terbesar bagi Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc. Sejak pemerintahannya dilantik lebih dari dua tahun lalu, dia mengusung janji untuk membasmi korupsi dan melakukan revitalisasi ekonomi.

Keberadaan tiga zona ekonomi khusus tersebut dimaksudkan untuk menjadi "mini Singapura" dengan lingkungan yang ramah bisnis, dan lengka dengan hub berteknologi tinggi. Namun, di sisi lain Phuc meremehkan dendam masyarakat terhadap Cina. Sehingga terjadi aksi penolakan yang gencar di media sosial maupun aksi turun ke jalan di kota-kota besar termasuk Hanoi dan Saigon.

Parlemen Vietnam akan mengadakan pertemuan dengan pemerintah pada 12 Juni 2018 dan 15 Juni 2018.

Phuc mengatakan, pemerintah akan memangkas masa sewa lahan yang sebelumnya diusulkan selama 99 tahun. Sementara itu, aksi protes akan terus berlangsung hingga RUU tersebut dibatalkan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Jembatan Rubuh di Italia, Puluhan Tewas

Rabu , 15 Agustus 2018, 23:34 WIB