Jumat 12 Feb 2021 14:50 WIB

Baznas Bentuk Kelompok Petani Lokal Kakao

Kelompok tani dibentuk untuk memanfaatkan potensi kakao yang berlimpah bagi mereka

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui program Lembaga Zakat Community Development (ZCD) berdayakan ekonomi mustahik di Titik Integrasi Desa Tuva, Kecamatan Gumabasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dengan membentuk Kelompok Petani Lokal Kakao yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi kakao yang berlimpah dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tuva.
Foto: istimewa
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui program Lembaga Zakat Community Development (ZCD) berdayakan ekonomi mustahik di Titik Integrasi Desa Tuva, Kecamatan Gumabasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dengan membentuk Kelompok Petani Lokal Kakao yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi kakao yang berlimpah dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tuva.

REPUBLIKA.CO.ID, SIGI--Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui program Lembaga Zakat Community Development (ZCD) berdayakan ekonomi mustahik di Titik Integrasi Desa Tuva, Kecamatan Gumabasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dengan membentuk Kelompok Petani Lokal Kakao yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi kakao yang berlimpah dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tuva.

Kelompok ini dibentuk secara formal melalui kegiatan yang dinamakan "Pembentukan dan Penguatan Petani Lokal Kakao" pada Sabtu (6/2). Didampingi oleh Sahabat ZCD, sebanyak 18 orang mustahik hadir dalam kegiatan ini. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Baznas Sulawesi Tengah, Prof. Dahlia. Dilanjutkan dengan materi tentang Penguatan Kelembagaan Petani yang dibawakan oleh praktisi dan dosen Universitas Tadolako Palu, Ibu Prof. Dr. Maharwati Mappatoba dan Ibu Prof. Dr. Asriani Hasanuddin. MP.

Menurut laman resmi Baznas, Kamis (11/2) Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Desa Tuva ini dihadiri juga oleh Wakil Ketua 2 dan 3 Baznas Sulawesi Tengah, Mediana H. Ain S. sos M.kes dan Hj. Rosdan, S. Sos, relawan Mualaf Center Baznas, dan relawan Baznas Microfinance Desa.

Sesuai dengan hasil kesepakatan bersama, Kelompok Kakao yang terbentuk di Desa Tuva sebanyak 4 Kelompok Mustahik yang masing-masing beranggotakan 5 orang. Harapannya dengan terbentuknya kelompok ini, potensi kakao yang berlimpah di Desa Tuva ini dapat diolah dan dimanfaatkan dengan baik dan mampu meningkatkan perekonomian mustahik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement