Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Warga Bosnia Dukung Program Jumat Berkah BMH Sumut

Sabtu 05 Dec 2020 14:28 WIB

Red: Irwan Kelana

Progam Jumat Berkah BMH Sumut pada tanggal 4 Desember 2020 membagikan 670 paket yang disebarkan ke pesantren, masjid dan wearga dhuafa di Medan.

Progam Jumat Berkah BMH Sumut pada tanggal 4 Desember 2020 membagikan 670 paket yang disebarkan ke pesantren, masjid dan wearga dhuafa di Medan.

Foto: Dok BMH
Sebanyak 670 paket Jumat Berkah disebarkan ke berbagai lokasi di Sumut.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Program Jumat Berkah – Sedekah Nasi Bungkus menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum Muhsinin. Terlihat dari kepedulian masyarakat yang meningkat pada program ini. Dan menjadi pekan yang spesial pada Jumat kali ini, karena warga Bosnia ikut mendukung melalui donasinya.

Seperti yang diterangkan oleh Manager Prodaya BMH Sumut Irvan Mendrofa bahwa program yang rutin dilaksanakan tiap Jumat ini begitu diminati.

photo
Para santri bergembira menerima paket Jumat Berkah yang disalurkan oleh BMH Sumut.  (Foto: Dok BMH)
"Walhamdulillah kali ini mendapat dukungan dari Saudara Jan dan Zeid asal Bosnia. Tentunya atas dukungan para donator hebat lainnya yang ada  di Sumatera Utara ini," ujarnya melalui rilis, Jumat (4/12).

Ia menyebutkan,  Jumat pekan ini  sebanyak 670 paket Jumat Berkah disebarkan ke berbagai lokasi. Sebanyak 500 paket untuk Santri Pondok Pesantren Hidayatullah Deli Serdang, 50 paket di Pesantren Tahfidz Medan Polonia. “Selebihnya tersebar  untuk Jamaah  Masjid An Nur Sampali dan masyarakat dhuafa sekitar Simpang Limun Medan." tambah Irvan.

photo
Program Jumat Berkah BMH Sumut edisi 4 Desember 2020 antara lain ditujukan ke santri Pondok Pesantren Hidayatullah Deli Serdang dan santri Pesantren Tahfidz Medan Polonia.  (Foto: Dok BMH)
Ustadz Samsul Hadis sekalu penanggung jawab logistrik santri di Pesantren Hidayatullah menyambut dengan gembira program Jumat Berkah yang dilaksanakan di pesantren tempatnya bertugas.

"Terima kasih, Bang, beberapa bulan belakangan ini kami belum bisa menghidangkan lauk ayam untuk adik-adik santri, karena saat ini harganya mahal. Alhamdulillah ada rezeki hari ini. Terimakasih ya. Terkhusus untuk donator, semoga rezekinya berlimpah penuh berkah," ungkap Ustadz  Samsul.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB