Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

Rumah Zakat Dukung Cita-Cita Difta Jadi TNI

Sabtu 16 Oct 2021 04:12 WIB

Red: Gita Amanda

Difta anak yatim di Cirebon, yang berkeinginan suatu saat nanti dapat meneruskan perjuangan sang Ayah menjadi seorang TNI.

Difta anak yatim di Cirebon, yang berkeinginan suatu saat nanti dapat meneruskan perjuangan sang Ayah menjadi seorang TNI.

Foto: Rumah Zakat
Rumah Zakat membantu Difta wujudkan cita-cita dengan bantuan pendidikan dari donatur

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Difta adalah seorang siswa yang duduk di kelas 6 Sekolah Dasar di Jadimulya ini tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah. Bersama kedua orang kakak, dan ibu, Difta berjuang meraih cita-cita. Difta berkeinginan suatu saat nanti dapat meneruskan perjuangan sang Ayah menjadi seorang TNI.

Namun sayang, Ayahnya harus pergi tanpa mendengar cita-cita luhur Difta, Ayah Difta wafat ketika Difta berumur empat tahun setelah berjuang melawan kanker tulang yang menggerogoti tubuhnya selama 5 bulan.

Baca Juga

Dengan tanpa keberadaan sosok ayah dalam kehidupan masa kecilnya, Difta tumbuh menjadi anak yang kuat dan rajin. Selepas kepergian sang ayah, Ibu Difta tinggal di rumah nenek sebab tidak sanggup jika harus terus membayar iuran kontrakan.

Demi menghidupi ke tiga anaknya, Ibu Difta membantu nenek menjaga warung, sementara kakak-kakak Difta membantu mencari uang jajan dan sekolah mereka sendiri. Begitulah, bukan tak mau bekerja mencari nafkah yang lebih baik, namun kondisi tubuh mama yang sakit-sakitan memaksanya harus banyak beristirahat jika tidak ingin migrain dan diabetesnya kambuh.

Kendati demikian, Ibu Difta tetap mendorong anaknya penuh semangat untuk mencapai cita-cita setinggi-tingginya. Terbukti dari prestasi Difta yang tergolong baik di sekolah. Masuk peringkat 5 besar merupakan hal yang biasa Difta capai di sekolahnya. Terlebih, akhlak Difta yang disenangi baik oleh teman-temannya maupun guru-gurunya di sekolah.

Hal tersebut karena bimbingan ibunya dan keseharian Difta yang dihabiskan untuk belajar dan menuntut ilmu bersama sang ustaz sepulang sekolah. Jika hari mengaji libur, Difta lebih memilih menemani dan membantu ibunya di rumah.

Dalam kondisi sedemikian sulit, Rumah Zakat hadir untuk membantu Difta mencapai cita-citanya. Difta dan ibunya sangat berterima kasih kepada Rumah Zakat atas bantuan pendidikan yang para donatur berikan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA