Ahad 03 Jan 2021 17:50 WIB

Ali Taher, Pribadi Mudah Senyum dan Bersahabat

Almarhum dikenal sebagai politisi, mujahid parlemen yang konsisten

Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ali Taher Parasong
Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ali Taher Parasong

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menyampaikan pernyataan duka, Inna lillahi wa inna ilahi rajiu'un atas wafanya Dr. Ali Taher Parasong, SH, MH semoga wafanya dalam keadaan husnul khatimah dan diampuni segala dosanya. 

Sebagai seorang aktivis, dirinya  mengenal sosok Ali Taher sejak 1990 an. Sebelum  memasuki gelanggang politik periode (2014-2019) pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari PPP. Namun rezeki belum berpihak kepadanya, maka bia memulai sebagai kariernya sebagai Staf Khusus Menteri Kehutanan RI (2009 - 2014) saat itu Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan RI.

Dalam catatan biodata Ali Taher  antara lain selain Anggota MPR RI/ DPR RI Fraksi PAN (2014 – 2019). juga Sekretaris Fraksi PAN MPR RI. Pemilihan legislatif (Pileg) periode (2019'2024) beliau terpilih kembali sebagai wakil rakyat dari Provinsi Banten. Sebagai wakil, Ali sering meminta masukan dan saran  tatkala sedang melakukan pembahasan Rancangan Undang-Undang, karena ia sadar betul sebagai wakil rakyat harus menyalurkan aspirasi untuk kepentingan umat dan bangsa. Juga tidak segan memberikan keritik yang konstruktif kepada pemerintah, terakhir kepada Menag RI. Sebagai politisi dan  mujahid parlemen yang konsisten, terakhir memberi nasihat  ke Menag RI yang selalu saja ngomong radikal terhadap umat Islam.

Sebagai aktifis, Ali Taher aktif di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)  lalu menjadi sekretaris Jenderal PP Pemuda Muhammadiyah  hasil Pergantian Antar Waktu (PAW) di saat Hajriyanto Y.Tohari Ketum PP Pemuda Muhammadiyah. Setelah itu masuk Anggota Majelis Hikmah PP. Muhammadiyah (2005 - 2010. Wakil Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Provinsi Banten (2005 - 2010). 

Sebelum  memasuki gelanggang politik ia sering meminta nasehat, karena baginya hidup adalah pilihan. Beliau akhir memutuskan pilihan untuk aktif sebagai Wakil Sekjen DPP PAN (2005 - 2010) dan Ketua DPP PAN (2010-2015) hingga akhir hayatmya aktif  di Mahkamah Partai PAN.

Dalam catatan MUI,  Ali Taher  pernah aktif di MUI sebagai anggota Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Pusat (2005 – 2010). Sesama aktif di MUI sangat terkesan  alm mudah senyum, luas dan luwes bergaul merupakan modal awal untuk menjadi politisi. Sebagai akademisi beliau juga aktif mengajar di Universitas Muhammadiyah Jakarta, karena mengajar merupakan salah satu hobinya. Kemampuan akdemiknya yang baik membawanya meraih jenjang akademik Doktor (S3) di UNPAD Bandung.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement