Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

Imam Besar Masjid Istiqlal: Ponpes Jadi Teladan Cegah Covid

Kamis 22 Oct 2020 14:50 WIB

Rep: Rizky suryarandika/ Red: Esthi Maharani

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar

Foto: Republika/Thoudy Badai
Santri jadi teladan dengan terapkan prokes, perbanyak doa, dan perkuat iman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menekankan pentingnya peran Pondok Pesantren (Ponpes) dalam mengatasi permasalahan bangsa. Prof Nasaruddin menyarankan agar Ponpes menjadi teladan pencegahan Covid-19 di lingkungannya.

Nasaruddin menjelaskan para santri dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam melawan pandemi Covid-19. Caranya dengan menerapkan protokol kesehatan, memperbanyak doa, dan memperkuat iman.

"Saya mengimbau kepada seluruh komunitas pondok pesantren, para kiai, kemudian stakeholder pondok pesantren, mari kita menjadikan pondok pesantren itu sebagai institusi teladan di dalam kesehatan masyarakat terutama dalam rangka memproteksi diri dari virus Covid-19 ini," kata Nasaruddin dalam talkshow Peringatan Hari Santri di akun youtube BNPB pada Kamis (22/10).

Nasaruddin merujuk berdasarkan jejak sejarah, santri menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjuangan bangsa. Ia optimis kalangan Ponpes dapat mengambil peran lebih besar di masa pandemi ini.

"Santri harus pro aktif seperti dulu ikut memerdekakan Indonesia. Kalau santri dulu pernah usir penjajah, maka sekarang ikut usir corona dengan caranya sendiri. Bisa dengan berdoa dan jadi contoh penerapan protokol kesehatan," ujar Nasaruddin.

Nasaruddin sendiri menerapkan standar pencegahan Covid-19 secara ketat di tiga Ponpes yang dimilikinya. Ketiga Ponpesnya berusaha semaksimal mungkin mencegah interaksi santri dengan dunia luar guna mencegah penularan Covid-19.

"Kami sudah siapkan tempat karantina (jika ada positif Covid-19) tidak boelh ada yang ksana. Jamaah luar tidak bisa sholat di Masjid Ponpes. Staf dapur tidak gabung dengan lingkungan santri," ungkap Nasaruddin.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA