Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Jumlah Santri Positif Covid-19 di Banyumas Capai 328 Orang

Kamis 01 Oct 2020 13:59 WIB

Red: Esthi Maharani

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Foto: Pixabay
Santri yang positif Covid-19 disarankan diisolasi mandiri di pesantren

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO  - Jumlah santri satu pesantren di Kelurahan Purwanegara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 328 orang.

"Total sampel yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 631 orang. Dari jumlah tersebut diketahui sebanyak 328 orang terkonfirmasi positif," kata Sekretaris Daerah Banyumas Wahyu Budi Saptono saat konferensi pers di Pendopo Sipanji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (1/10).

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan hasil tes usap (swab) tersebut keluar dalam tiga tahap, yakni pertama pada tanggal 23 September 2020 sebanyak 126 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Berdasarkan hasil tes tahap pertama tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas melakukan tindakan, yakni untuk santri yang ada keluhan dievakuasi ke RSUD Banyumas dan RS Siaga Medika, sedangkan yang tidak ada keluhan masuk ke rumah karantina di Baturraden," katanya.

Selanjutnya pada 26 September, kata dia, kembali keluar hasil tes usap dan sebanyak 63 orang terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga dilakukan skrining. Dalam hal ini, lanjut dia, bagi yang ada gejala dibawa ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto, sedangkan yang tanpa gejala dievakuasi ke rumah karantina di Baturraden

"Pada 30 September kembali keluar hasil tes usap, ada 136 positif, dan Alhamdulillah kondisinya baik semuanya. Itu merupakan OTG (orang tanpa gejala) sehingga perlu dilakukan isolasi sebagai upaya untuk melindungi yang lain di mana ada yang sepuh dan sebagainya, maka kita harus lindungi," katanya.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihak pesantren meminta agar santri yang positif diisolasi mandiri di pesantren. Menurut dia, tim "task force" Kementerian Kesehatan yang sudah meninjau langsung ke pesantren juga menyarankan untuk dilakukan isolasi mandiri di pesantren.

"Tetapi kami tetap ada opsi yang kedua, yakni kami sudah siapkan rumah karantina di Baturraden. Setelah dilakukan pertemuan, akhirnya disepakati untuk dilakukan isolasi di rumah karantina Baturraden karena kalau menunggu persiapan isolasi mandiri di pesantren agak lama," jelasnya.

Menurut dia, pihaknya hingga saat ini masih menunggu hasil tes usap dari 31 sampel dan diharapkan hasilnya negatif semua.

"Dari 328 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, yang sudah sembuh sebanyak 20 orang. Ini yang berada di RSUD Banyumas sebanyak 17 orang dan di RS Siaga Medika sebanyak 3 orang," jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait lainnya terus memberikan pendampingan di pesantren dalam rangka pencegahan Covid-19.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA