Friday, 19 Syawwal 1443 / 20 May 2022

Gema Takbir Iringi Penetapan Lafran Pane Sebagai Pahlawan Nasional

Senin 06 Nov 2017 08:26 WIB

Red: Muhammad Subarkah

Presiden Joko Widodo didampingi Mensesneg Pratikno, bertemu dengan perwakilan KAHMI di Istana Negara, Jumat (3/11).

Presiden Joko Widodo didampingi Mensesneg Pratikno, bertemu dengan perwakilan KAHMI di Istana Negara, Jumat (3/11).

Foto: Republika/Debbie Sutrisno

Oleh: Andi F Jollong*
Audiensi dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, 17 November 2017, dihadiri oleh Prof DR  Mahfud MD sebagai Koordinator Presidium KAHMI. Hadir beberapa Presidium KAHMI lainnya antara lain Moh. Marwan, Reni Marlinawati,  Viva Yoga Mauladi, Sekjen KAHMI Subandriyo dan Bendum KAHMI Mashudi.

Hadir juga Ketua Penasehat KAHMI, Akbar Tanjung, Ketua Majelis Pakar Laode. M.  Kamaluddin, beberapa pengurus harian MN KAHMI, Senior KAHMI, Harun Kamil, Peneliti LIPI, DR  Siti Zuhro serta Ketua Majelis Wilayah KAHMI 34 Propinsi, dan Ketua Majelis Perwakilan Malaysia.

Prof Mahfud MD yang memimpin audiensi, setelah memberikan kata pengantar dan memperkenalkan satu persatu peserta audiensi, beliau menyampaikan bahwa Munas KAHMI akan dibuka Wapres RI pada tanggal 17 Nopember 2017.”Ini karena Pak Presiden saat ini sudah mempunyai jadwal lain”, kata Pak Mahfud.

Setelah itu selanjutnya dipersilahkan Bang Akbar Tanjung berbicara., Beliau bercerita tentang usulan penganugrahaan Pahlawan Nasional Prof Lafran Pane sudah diajukan sejak dua tahun.  Bang Akbar bercerita secara detail tentang sejarah perjuangan Lafran Pane dan telah diadakan seminar di berbagai perguruan tinggi di 27 Propinsi, juga telah mendapatkan dukungan berbagai pihak. Bang Akbar juga menyatakan bahwa Pendiri PMKRI dan GMKI sudah menjadi Pahlawan Nasional.

Lalu di penutup pembicaraan Akbar Tanjung menyatakan bahwa sudah mendengar pemerintah menetapkan tiga pahlawan nasional,  lalu Bang Akbar menyatakan: “Lalu tahun ini Prof  Lafran belum diajukan sebagai Pahlawan Nasional maka saya berharap tahun depan Prof Lafran jadi Pahlawan Nasional,” pinta Bang Akbar.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA