Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Sentimen Anti-Islam di Amerika Meredup

Selasa 01 Mei 2012 16:04 WIB

Red: Endah Hapsari

muslim amerika

muslim amerika

Foto: huffingtonpost.com

REPUBLIKA.CO.ID, Sentimen anti-Muslim di Amerika sudah meredup. Menurut jajak pendapat yang dikeluarkan Gallup pada musim panas 2011, warga Muslim di Amerika akan tetap mendapatkan diskriminasi. Namun, mereka jauh lebih percaya diri menyambut masa depan dibandingkan grup etnik lain di Amerika.

 

Perkembangan terakhir justru menunjukkan sikap terhadap warga Muslim di Amerika mulai melunak. Kandidat presiden dari Kubu Republik yang anti Islam justru gagal. Mitt Romnye yang terpilih sebagai kandidat presiden dikenal memiliki pandangan moderat terhadap Muslim Amerika.

Sebuah acara televisi yang disiarkan saluran TLC berjudul 'All-American Muslim' dibatalkan, bukan karena kontroversi kecil yang muncul tapi lebih karena kontroversi itu pun gagal menarik pemirsa. Penonton TV bosan mendengar pesan bahwa warga Muslim Amerika sehari-hari sama saja dengan warga muslim lainnya.

Proyek pembangunan pusat Muslim di New York yang sempat diprotes oleh politisi Belanda penghujat Islam, Geert Wilders, pada 2010 tetap dilanjutkan, walau dalam bentuk yang lebih sederhana. Protesnya sendiri sudah meredup.

Opini warga Amerika terhadap Islam terus berubah. Namun demikian tetap ada kelompok kecil penulis dan blogger yang terus saja mengingatkan bahaya Islam terhadap Amerika Serikat.

 

sumber : RNW
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA