Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Komisi V akan Bantu Perluasan Pelabuhan Laut di Saumlaki

Rabu 04 Oct 2017 18:05 WIB

Red: Gita Amanda

Komisi V DPR RI mengunjungi Pelabuhan Laut Saumlaki di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB).

Komisi V DPR RI mengunjungi Pelabuhan Laut Saumlaki di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB).

Foto: DPR RI

REPUBLIKA.CO.ID, SAUMLAKI -- Pelabuhan Laut Saumlaki di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) yang saat ini
memiliki panjang sekitar 240 meter, sudah padat. Semua sudut daripada pelabuhan laut ini terisi dengan kapal-kapal barang. Belum lagi apabila datang kapal Pelni.
 
“Jika  datang kapal putih yang dipakai istilah oleh masyarakat Saumlaki atau Kapal Pelni, maka kapal-kapal barang ini akan keluar. Dan jika kita pahami mana kala tingkat bongkar muat itu mengalami delay maka beban daripada harga yang dijual di pasar itu adalah akumulasi daripada pengiriman barang daripada kapal ini akan naik,” kata Wakil Ketua
Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Michael Wattimena di sela-sela kunjungannya bersama Tim Komisi V ke Pelabuhan Laut Saumlaki di MTB, baru-baru ini.
 
Hal tersebut  dinilai politisi Demokrat ini, tidak efektif. Menurut Michael, Pemerintah Daerah Kabupaten MTB dan Kepala Unit Pelaksana Proyek (UPP) Pelabuhan Laut Saumlaki berharap ke depan ada perpanjangan 30 meter pada sisi kiri daripada pelabuhan laut ini.
 
Menurut Michael, pada prinsipnya Komisi V DPR RI akan membantu perluasan perpanjangan sekitar 30 meter pada sisi kiri  Pelabuhan Laut di Saumlaki ini. Namun harus ada sinergi antara UPP Pelabuhan Laut Saumlaki dengan Pemerintah Kabupaten MTB.
 
“Hal ini agar bisa memfasilitasi kapal-kapal yang saat ini bisa kita lihat tidak ada sejengkal pun yang kosong daripada pelabuhan laut ini. Semuanya terisi. Itu berarti saat ini saja belum lagi jika pengoperasian gas Blok Masela. Bisa kita lihat bahwa roda ekonomi di MTB berjalan baik dengan indikasi begitu banyak kapal yang bongkar muat di pelabuhan ini,” ujar legislator daerah pemilihan Papua Barat ini.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, kita bisa tahu bahwa ekonomi daripada sebuah daerah itu maju pesat. Salah satu indikatornya adalah begitu banyaknya terjadi bongkar muat kapal terhadap kebutuhan masyarakat di pelabuhan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler