Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Lampung Maksimalkan Sumber Minyak Bumi Tingkatkan PAD

Kamis 07 Jul 2022 02:05 WIB

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi

Ilustrasi Kilang Minyak. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berupaya memaksimalkan sumber minyak bumi yang ada di daerahnya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Ilustrasi Kilang Minyak. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berupaya memaksimalkan sumber minyak bumi yang ada di daerahnya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Foto: dok. Republika
Peningkatan PAD untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berupaya memaksimalkan sumber minyak bumi yang ada di daerahnya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Di sini sebenarnya ada tujuh cadangan sumber minyak bumi yang dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan PAD," ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Baca Juga

Ia mengatakan, sumber minyak bumi yang ada di daerahnya itu rata-rata berada di wilayah Lampung Timur. "Kalau bisa terealisasi untuk satu titik sumber lebih kurang menghasilkan Rp 150 miliar hingga Rp 200 miliar per tahun," katanya.

Menurut dia, dari tujuh sumber minyak bumi itu, enam di antaranya akan diakselerasi agar dapat dimanfaatkan dengan maksimal. "Kalau enam cadangan minyak bumi itu bisa berhasil diakselerasi, maka dana bagi hasilnya bisa masuk menjadi PAD. Yang satu sumber itu akan dimaksimalkan kembali," kata Arinal.

Dia melanjutkan, untuk memaksimalkan sumber cadangan minyak bumi tersebut pemprov telah bekerja sama dengan kabupaten dan sejumlah daerah. Salah satunya Pemerintah Daerah DKI Jakarta dalam pengelolaannya.

"Jadi sudah kerja sama dengan kabupaten, dan ada juga titik yang berbatasan dengan DKI Jakarta sudah kerja sama agar ada bagi hasil 50 persen antar kedua belah pihak," kata dia.

Menurut dia, peningkatan pendapatan asli daerah menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Ini memang menjadi perhatian dimana PAD harus meningkat. Namun, ini perlu waktu karena Lampung punya potensi luar biasa dan kita harapkan semua unsur bekerjasama. Tidak lupa juga akan berkolaborasi dengan kabupaten sebab penyangga kita ada di mereka," tambah Arinal.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung realisasi penerimaan daerah tahun anggaran 2021 tercatat sebanyak Rp 7,4 triliun atau telah terealisasi sebesar 99 persen dari total target anggaran Rp 7,5 triliun. Realisasi penerimaan daerah tersebut meliputi beberapa hal yakni realisasi pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 3,2 triliun, realisasi pendapatan transfer Rp 4,2 triliun, dan realisasi pendapatan lain-lain yang sah Rp 10,6 miliar.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA