Saturday, 6 Rajab 1444 / 28 January 2023

Sejumlah Bahan Pokok di Agam Turun Harga

Jumat 06 May 2022 22:16 WIB

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi

Pedagang daging sapi melayani pembeli di pasar (ilustrasi). Harga sejumlah kebutuhan pokok turun di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, akibat permintaan dari konsumen berkurang tiga hari setelah Idul Fitri 1443 H.

Pedagang daging sapi melayani pembeli di pasar (ilustrasi). Harga sejumlah kebutuhan pokok turun di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, akibat permintaan dari konsumen berkurang tiga hari setelah Idul Fitri 1443 H.

Foto: Edi Yusuf/Republika
Ini akibat permintaan dari konsumen berkurang tiga hari setelah Idul Fitri 1443 H.

REPUBLIKA.CO.ID, LUBUKBASUNG -- Harga sejumlah kebutuhan pokok turun di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, akibat permintaan dari konsumen berkurang tiga hari setelah Idul Fitri 1443 H.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Agam, Nelfia Fauzana di Lubukbasung, Jumat (6/5/2022), mengatakan, bahan pokok yang turun harga itu berupa sayur-sayuran, minyak goreng dan daging. "Ini berdasarkan pendataan yang kami lakukan di sejumlah pedagang di Pasar Serikat Lubukbasung Garagahan," katanya.

Baca Juga

Ia mengatakan, harga yang turun itu berupa daging murni dari Rp160 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram, hati sapi dari Rp160 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram, minyak curah dari Rp19 ribu menjadi Rp18 ribu per liter. Sedangkan bawang putih dari Rp30 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram, bawang prei dari Rp20 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram, buncis dari Rp35 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram, tomat dari Rp12 ribu per menjadi Rp10 ribu per kilogram dan wortel dari Rp20 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram.

"Harga kebutuhan pokok itu turun dari Rp1.000 sampai Rp10 ribu per kilogram," katanya.

Ia mengakui harga kebutuhan ini turun akibat permintaan berkurang di daerah itu lima hari setelah Idul Fitri. Sementara bahan kebutuhan itu cukup banyak di sejumlah pedagang pengumpul.

"Ini sesuai hukum ekonomi, apabila persediaan banyak maka harga akan turun dan apabila persediaan sedikit, maka harga akan naik," kata dia.

Untuk harga naik, tambahnya, berupa cool dari Rp5 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram. Sementara harga normal berupa benang pulau Rp12 ribu per kilogram, beras sokan Rp12 ribu per kilogram, beras Ir 42 Rp12 ribu per kilogram, beras benang paluang Rp11,5 ribu per kilogram dan beras kuruik kusuik Rp13,5 ribu per kilogram.

Harga gula pasir Rp14 ribu per kilogram, telur ayam ayam ras Rp2 ribu butir, telur ayan kampung Rp2.500 per butir, telur bebek Rp2.500 per butir, cabai merah Rp40 ribu per kilogram, cabai rawit Rp50 ribu per kilogram. Ikan kembung Rp40 ribu per kilogram, ikan tuna Rp35 ribu per kilogram, ikan tongkol R35 ribu per kilogram, daging ayam broiler Rp75 ribu per ekor, ayam kampung Rp65 ribu per ekor dan lainnya.

"Harga ayam broiler masih bertahan Rp75 ribu per ekor semenjak dua minggu lalu," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA