Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Polisi Imbau Pertokoan Pasang CCTV Selama Ditinggal Mudik

Senin 25 Apr 2022 07:17 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Pekerja membersihkan lantai di pertokoan ilustrasi. Polda Lampung mengimbau pertokoan untuk memasang CCTV selama ditinggal mudik.

Pekerja membersihkan lantai di pertokoan ilustrasi. Polda Lampung mengimbau pertokoan untuk memasang CCTV selama ditinggal mudik.

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Polda Lampung mengimbau pertokoan untuk memasang CCTV selama ditinggal mudik.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengimbau pemilik toko dan perkantoran di daerah itu memasang "closed circuit television/CCTV" atau televisi sirkuit tertutup selama ditinggal mudik ke kampung halamannya.Pemasangan CCTV tersebut ditujukan agar dapat mengantisipasi adanya aksi pelaku pencurian outdoor AC.

"Kita ketahui bahwa maraknya kehilangan outdoor AC ini. Kita khawatirkan para pelaku memanfaatkan masyarakat yang mudik untuk mengambil outdoor AC yang berada di depan. Oleh karena itu, pemasangan CCTV ini guna mengantisipasi adanya pencurian dan bila perlu dipasang pengaman pada outdoor AC," kata Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

Baca Juga

Dia melanjutkan, selain itu, Polda Lampung juga minta kepada satpam maupun penjaga malam agar dapat lebih waspada lagi pada jam-jam rawan pencurian, khususnya pada malam hari.

Masyarakat maupun petugas malam diharapkan dapat melapor ke kepolisian terdekat di masing-masing wilayah jika melihat orang yang dicurigai atau pun terjadi pencurian outdoor AC.

"Petugas yang berada di polsek-polsek siap siaga selama 24 jam. Petugas secepatnya akan merespons jika ada laporan tersebut," ucap dia.

Pandra juga mengimbau kepada masyarakat Lampung agar dapat menghubungi call center 110 secara gratis jika melihat peristiwa tindak pidana kejahatan. "Tidak hanya melihat peristiwa tindak kejahatan saja, jika melihat seseorang yang mencurigai agar segera juga melaporkan baik melalui call center 110 maupun kepada petugas kepolisian terdekat," tuturnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA