Senin 12 Jul 2021 23:23 WIB

Mau Urus SKCK dan SIM, Warga Pariaman Harus Divaksin

Aturan itu tak berlaku bagi warga yang tak bisa menerima vaksin atas penilaian dokter

Kegiatan vaksinasi untuk warga di SMP Mutiara Bunda, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Senin (12/7). Pelaksanaan vaksinasi terus digiatkan di Kota Bandung sebagai upaya mempercepat program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum dan menciptakan herd Immuniy.
Foto: Edi Yusuf/Republika
Kegiatan vaksinasi untuk warga di SMP Mutiara Bunda, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Senin (12/7). Pelaksanaan vaksinasi terus digiatkan di Kota Bandung sebagai upaya mempercepat program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum dan menciptakan herd Immuniy.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIAMAN -- Kepolisian Resor Kota Pariaman, Sumatera Barat, mewajibkan warga setempat yang mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dan surat izin mengemudi (SIM) untuk divaksin Covid-19.

"Semua pelayanan di Pemerintah Kota Pariaman dan Polres Pariaman, baik berupa SKCK, SIM, maupun hal lainnya, wajib menunjukkan sertifikat vaksin," kata Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana saat pelaksanaan vaksinasi di Kantor Satlantas Polres Pariaman untuk masyarakat, Pariaman, Senin (12/7). 

Ia mengatakan, vaksinasi merupakan upaya melawan Pandemi Covid-19, terlebih, perkembangannya semakin marak dalam beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, dia menegaskan, peraturan tersebut tidak berlaku untuk warga yang berdasarkan penilaian dokter memang tidak bisa menerima vaksin karena ada penyakit bawaan."Jika seperti itu, bisa menunjukkan surat keterangan dari dokter, dan itu bisa kami maklumi," kata dia.

Kapolres menyebutkan hingga saat ini jumlah warga yang menjalani vaksinasi telah mencapai 15.000 orang yang tersebar di sejumlah kepolisian sektor dan SatlantasPolres Pariaman.Pelaksanaan vaksinasi melalui jajaran Polres Pariaman hingga Maret 2022, menurut dia, dapat tercapai.

Ia meminta warga yang sudah menjalani vaksinasi, tetap menerapkan protokol kesehatan. Untuk pelaksanaan vaksinasi di Kantor Satlantas Pariaman pada hari Senin sekitar 100 orang yang berasal dari berbagai kalangan, di antaranya masyarakat dan wartawan.

Sebelumnya, Wali Kota Pariaman Genius Umar menegaskan bahwa vaksin Covid-19 sudah sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah dan medis serta hukum sebagai upaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

Dengan tercapainya target vaksinasi Covid-19 di Kota Pariaman, dia berharap warga setempat dapat terhindar dari bahaya virus tersebut.Ia mengimbau warga di daerah itu untuk tidak takut divaksin karena pemerintah juga tidak mau melaksanakan vaksinasi jika vaksin yang diberikan akan merugikan rakyatnya.Pada sosialisasi tersebut juga dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama yang sepakat untuk mendukung dan menyukseskan vaksinasi Covid-19 di Kota Pariaman

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement