Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Stok vaksin Covid-19 di Riau Masih Aman

Rabu 23 Jun 2021 23:59 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Sejumlah vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Gedung Vaksin Center RS Bhayangkara Pekanbaru saat peresmian gedung tersebut, di Pekanbaru, Riau, Kamis (17/6/2021). Kepolisian Daerah Riau mulai mengoperasikan gedung vaksin center untuk mempercepat program vaksinasi COVID-19 khususnya di Pekanbaru.

Sejumlah vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Gedung Vaksin Center RS Bhayangkara Pekanbaru saat peresmian gedung tersebut, di Pekanbaru, Riau, Kamis (17/6/2021). Kepolisian Daerah Riau mulai mengoperasikan gedung vaksin center untuk mempercepat program vaksinasi COVID-19 khususnya di Pekanbaru.

Foto: ANTARA/Rony Muharrman
Provinsi Riau terima tambahan 20 ribu dosis vaksin lagi Pemerintah Pusat

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir memastikan stok vaksin Covid-19 di Riau masih aman bahkan akan ada tambahan 20 ribu dosis vaksin lagi dari PemerintahPusat melalui Kemenkes RI.

"Karenanya pemerintah kabupaten/kota di Riau tetap diminta untuk mengajukan permohonan permintaan tambahan vaksin Covid-19 ke Dinkes Provinsi Riau jika stok vaksin di daerah telah menipis," kata Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Rabu (23/6).

Dia mengatakan, tambahan vaksin Covid-19 sebanyak 20 ribu dosis itu dari pusat melalui Kemenkes RI akan langsung didistribusikan ke kabupaten dan kota. Ia mengatakan, pihaknya sejauh ini terus mendorong kepada pemerintah kabupaten dan kota di Riau selalu menjaga ketersediaan stok vaksin Covid-19 di daerah, agar capaian target vaksinasi bisa segera terealisasi.

"Silahkan kabupaten/kota menyampaikan kebutuhannya untuk mempercepat penuntasan pelaksanaan vaksinasi di daerahnya. Apakah itu untuk vaksin dosis pertama atau kedua. Kalau tahap kedua sudah mau jatuh tempo tolong diutamakan. Namun kalau tahap dua belum jatuh tempo, laksanakan vaksin tahap pertama," kata Mimi.

Mimi menerangkan, pihaknya juga meminta kepada daerah agar lebih ketat melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan kelengkapan data yang valid.

"Ini penting untuk keserasian data agar kedepan tidak berdampak terhadap jumlah data vaksinasi secara utuh di Provinsi Riau," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA