Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Program Wisata Duta Covid-19 Hidupkan Usaha Hotel

Selasa 27 Oct 2020 10:15 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Pengendara melintas di depan baliho edukasi penerapan protokol kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (14/10/2020). Satuan Tugas Penanganan COVID-19 secara masif mensosialisasikan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) dengan tagline

Pengendara melintas di depan baliho edukasi penerapan protokol kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (14/10/2020). Satuan Tugas Penanganan COVID-19 secara masif mensosialisasikan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) dengan tagline

Foto: ARNAS PADDA/ANTARA
Melalui program tersebut semua ODP dan OTG dikumpulkan di hotel.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengatakan program wisata duta Covid-19 turut menjadi stimulan bagi pelaku jasa perhotelan dan usah mikro kecil dan menengah (UMKM). Andi menanggapi multiplier efek dari program wisata duta Covid-19 yang diterapkan Pemprov Sulsel. Diketahui, melalui program tersebut semua ODP dan OTG dikumpulkan di hotel untuk diberikan asupan gizi dan melakukan pola hidup teratur dan sehat.

Sementara dari sisi perhotelan dan UMKM yang membantu pemasokan bahan konsumsi juga mendapatkan dampak positif, karena dapat berkonstribusi di tengah lesunya pasar.

Dari sisi anggaran juga akan efisien dalam menangani Covid-19, lanjut dia, sebagai perbandingan jika penanganan di hotel anggarannya Rp10 juta per orang, maka di RS biayanya dapat mencapai Rp100 juta per orang.

"Jadi, penanganan Covid-19 ini ditangani dari hulu hingga hilir dan semua pihak harus saling mendukung dan berkolaborasi,"` katanya di Makassar, Selasa (27/10).

Hal itu menunjukkan kesungguhan Pemprov Sulsel dalam menangani penyebaran Covid-19 di lapangan dengan melakukan pendekatan wisata duta COVID-19.

Berkaitan dengan hal tersebut, dia berharap setelah Sulsel keluar dari zona merah atau 10 besar tertinggi angka terkonfirmasi Covid-19, semua pihak semakin semangat berkoordinasi dan bekerja sama dalam mengantisipasi dan menangani penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data Tim Gugus Covid-19 pusat pada hari ini diketahui, jumlah kasus sebanyak 17.950 orang, sembuh 15.744 orang dan meninggal 451 orang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA