Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Pandemi Covid, Kalsel Tetap Fokus Pembangunan Prioritas

Sabtu 18 Sep 2021 19:34 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam acara Pemberian Penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Sosialisasi Perpres Nomor 72 Tahun 2021 di Mahligai Pancasila, Banjarmasin (18/9).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam acara Pemberian Penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Sosialisasi Perpres Nomor 72 Tahun 2021 di Mahligai Pancasila, Banjarmasin (18/9).

Foto: Pemprov Kalsel
Gubernur Sahbirin sebut fokus prioritas provinsi Kalsel adalah pengentasan stunting

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Provinsi Kalimantan Selatan tetap fokus pada program program prioritas bagi rakyat, salah satunya terkait stunting anak.

"Meski dihadapkan  pada  pandemi covid 19, Kalsel  akan tetap bekerja keras dalam menangani sektor sektor pembangunan prioritas, termasuk upaya pengurangan angka stunting anak," tutur Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, di Mahligai Pancasila, Sabtu (18/9).

Baca Juga

Sahbirin memaparkan komitmen tersebut pada acara Pemberian Penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Sosialisasi Perpres Nomor 72 Tahun 2021. Dikatakan,Sementara itu, percepatan penanggulangan stunting terus dilakukan meskipun di tengah situasi pandemi.

Jelasnya, ada beberapa upaya yang dikerjakan sampai saat ini. Di antaranya melakukan monev surveilans gizi melalui aplikasi EPPGBM, monev evaluasi kinerja kabupaten kota oleh tim KP2S Provinsi. Menindaklanjuti tahapan aksi integrasi konvergensi yang dilakukan kabupaten kota, meningkatkan kapasitas petugas di tingkat puskesmas dan jajarannya, hingga pemantapan kinerja KP2S kabupaten kota.

Adapun sosialisasi Perpres ini dirangkaikan dengan penghargaan TPID yang jatuh kepada Kabupaten Tabalong. Dirjen Bina Bangda menyerahkan piagam langsung kepada Bupati Tabalong, disaksikan oleh Gubernur Kalsel.

Paman Birin, sapaan akrabnya, memberikan apresiasi pada Kabupaten Tabalong."Penghargaan TPID menunjukkan keberhasilan daerah dalam mengendalikan inflasi. Selamat kepada Kabupaten Tabalong yang berhasil meraihnya," tutur dia.

Sementara itu Dirjen Bina Pembangunan Daerah  Kemendagri, Hari Nur Cahya Murni, menyebutkan, Provinsi Kalimantan Selatan potensial untuk segera menurunkan angka stunting. Pasalnya, pasokan ikan di Kalsel melimpah, terutama jenis ikan sungai atau air tawar.

Sedangkan bahan makanan tersebut kaya akan nutrisi yang mampu cegah stunting pada anak. Hal ini ia sampaikan dalam acara "Pemberian Penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Sosialisasi Perpres Nomor 72 Tahun 2021" di Mahligai Pancasila, Banjarmasin (18/9).

Mengacu pada Perpres Nomor 72 Tahun 2021, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Kondisi tersebut ditandai dengan tinggi badan di bawah standar yang ditetapkan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

Ia menambahkan, "ada 30 provinsi yang prevalensi stuntingnya di atas toleransi WHO, yaitu 20 persen."

Dalam acara ini, hadir pula pimpinan instansi vertikal dan Bupati/Walikota,  Kepala SKPD Pemprov Kalsel.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA