Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Banjarmasin Mulai Vaksinasi Covid-19 pada Lansia

Senin 01 Mar 2021 15:04 WIB

Red: Hiru Muhammad

Relawan yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) menyemprotkan disinfektan di halaman rumah karantina swadaya masyarakat di Kampung Tangguh Banua Kelurahan Teluk Dalam Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (17/6/2020). Warga di daerah tersebut menginisiasi kampung tangguh dengan menpersiapkan semua protokol kesehatan seperti membentuk petugas tanggap COVID-19 dan posko layanan kesehatan hingga rumah karantina khusus sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19

Relawan yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) menyemprotkan disinfektan di halaman rumah karantina swadaya masyarakat di Kampung Tangguh Banua Kelurahan Teluk Dalam Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (17/6/2020). Warga di daerah tersebut menginisiasi kampung tangguh dengan menpersiapkan semua protokol kesehatan seperti membentuk petugas tanggap COVID-19 dan posko layanan kesehatan hingga rumah karantina khusus sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19

Foto: ANTARA/BAYU PRATAMA S
Menurut data 26 Puskesmas jumlah warga lanjut usia di Banjarmasin 49.780 orang

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN--Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin di Provinsi Kalimantan Selatan mulai melaksanakan vaksinasi Covid-19 pada warga lanjut usia pada Senin (1/3). Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua dengan sasaran warga lanjut usia (lansia) dan petugas pelayanan publik di Puskesmas Cempaka di Jalan Cempaka Besar, Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah."Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Puskesmas Cempaka berjalan baik dan lancar. Cukup banyak warga kita yang sudah lansia datang untuk divaksin," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan data dari 26 puskesmas yang ada di Kota Banjarmasin, jumlah warga lanjut usia tercatat 49.780 orang. Pada tahap kedua vaksinasi Covid-19, menurut Machli, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin baru mendapat pasokan vaksin untuk memberikan dua kali suntikan vaksin pada 7.450 orang. Pasokan vaksin untuk warga lanjut usia dan petugas di bidang pelayanan publik yang menjadi sasaran vaksinasi tahap kedua, menurut dia, dikirim pemerintah secara bertahap sampai kebutuhan seluruh sasaran terpenuhi.Ia menambahkan, vaksinasi dilakukan secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan guna meminimalkan risiko penularan Covid-19.

Baca juga : 5 Hal Ini Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19

 

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA