Tuesday, 16 Syawwal 1443 / 17 May 2022

Siswa Positif Covid-19 di MAN Kota Malang Bertambah

Rabu 19 Jan 2022 18:15 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Andi Nur Aminah

Ilustrasi Lonjakan Kasus Covid-19

Ilustrasi Lonjakan Kasus Covid-19

Foto: republika/mgrol100
Tambahan kasus ini tidak hanya berasal dari siswa tapi juga guru di MAN Kota Malang.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Jumlah  kasus positif Covid-19 di MAN 2 Kota Malang terus bertambah. Tambahan ini tidak hanya berasal dari siswa tapi juga guru di sekolah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang, Husnul Muarif mengatakan, sebanyak 424 orang telah menjalani tes usap (swab test) antigen, Selasa (18/1/2022). "Yang positif 11 orang, siswa dan guru," ucap Husnul dalam pesan singkat kepada wartawan, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga

Menurut Husnul, siswa dan guru positif telah menjalani isolasi mandiri (isoman). Proses ini dilakukan di gedung isolasi terpisah dengan area MAN 2 Kota Malang. 

Wali Kota Malang, Sutiaji menambahkan, siswa dan guru positif Covid-19 telah ditempatkan di Gedung PSBB MAN 2 Kota Malang. Proses isolasi ini setidaknya akan berlangsung sekitar 10 sampai 14 hari. Kemudian untuk kegiatan pembelajarannya dilaksanakan secara daring (online).

Sebelumnya, satu siswa di salah satu MAN wilayah Kota Malang dilaporkan terpapar Covid-19. Informasi ini dibenarkan oleh Kepala MAN 2 Kota Malang, Muhammad Husnan. "Ya, benar (terpapar Covid-19). Saat ini (kondisi yang bersangkutan) sudah membaik," kata Husnan saat dikonfirmasi Republika.co.id, Selasa (18/1).

Menurut Husnan, siswa dinyatakan positif Covid-19 pada Jumat (14/1/2022). Yang bersangkutan sudah melakukan isolasi mandiri sejak merasakan gejala sakit pada Selasa (11/1/2022). Namun demikian, sehari sebelumnya yang bersangkutan masih mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM). 

Mendengar laporan tersebut, pimpinan madrasah segera melakukan koordinasi dengan peserta didik pada Senin (17/1/2022). Puskesmas dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang juga sudah dilibatkan untuk melaksanakan tracking dan swab antigen terhadap semua kontak erat. Hal ini tidak hanya ditunjukkan pada warga madrasah tapi juga di Ma'had Al Qalam.

Sesuai arahan pemerintah daerah, maka kegiatan pembelajaran di MAN 2 Kota Malang diakukan secara daring (online). Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada Selasa (18/1/2022) sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, untuk peserta didik yang tinggal di Ma'had tetap harus mengikuti kegiatan pembelajaran secara daring dari tempat tersebut. "Dan dalam pantauan dan bimbingan langsung oleh pengasuh Ma'had," katanya.

Dengan adanya kasus ini, Husnan memastikan, pihaknya sudah melakukan protokol kesehatan (prokes) dengan sangat ketat dan baik. Kemudian juga telah mempersiapkan segala hal sebagai antisipatif melalui koordinasi dengan Puskesmas dan Dinkes Kota Malang. Berikutnya, Husnan juga meminta orang tua/wali murid untuk memantau kegiatan anaknya di rumah agar tetap menjalankan prokes Covid-19. 

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA