Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

1.200 Orang di Kediri Masih Jalani Isolasi Mandiri

Sabtu 31 Jul 2021 01:13 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Warga melintas melalui pintu gerbang kawasan wisata gunung Kelud yang ditutup di Desa Sugihwaras, Kediri, Jawa Timur, Selasa (6/7/2021). Pemerintah daerah setempat menutup kawasan wisata gunung Kelud saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat guna mengendalikan penyebaran COVID-19.

Warga melintas melalui pintu gerbang kawasan wisata gunung Kelud yang ditutup di Desa Sugihwaras, Kediri, Jawa Timur, Selasa (6/7/2021). Pemerintah daerah setempat menutup kawasan wisata gunung Kelud saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat guna mengendalikan penyebaran COVID-19.

Foto: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
Warga Kediri yang ingin isolasi mandiri diharapkan untuk dapat melapor ke Puskesmas.

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Sekitar 1.200 orang di Kota Kediri, Jawa Timur, masih menjalani isolasi mandiri setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Hingga kini mereka terus mendapatkan pendampingan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam dialog secara daring di Kediri, Jumat mengemukakan warga yang menjalani isolasi mandiri bisa melapor pada puskesmas agar mendapatkan pelayanan. Pemerintah Kota Kediri juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjalani isolasi mandiri.

Baca Juga

"Bisa juga telepon di call centre kami melalui WhatsApp di 08113787119 atau telepon di (0354) 2894000. Memang layanan ini kami sediakan mulai Tahun 2020. Masyarakat bisa bertanya mengenai penanganan Covid-19 agar tidak terkena berita hoaks. Kami dari Pemerintah Kota Kediri akan berupaya semaksimal mungkin. Tolong bantu kami agar pandemi ini dapat segera berakhir," katanya.

Ia menegaskan, pemerintah kota berupaya keras dalam menangani Covid-19. Pemkot mencoba mengatasi, mulai dari hulu, seperti membatasi mobilitas masyarakat dan juga mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan. Apabila di hulu tertangani dengan baik, katanya, maka di hilirnya pun dapat terkendali.

Selain itu, pemkot juga berupaya keras melakukan percepatan vaksinasi bagi masyarakat. Wali Kota Kediri juga sempat melakukan percakapan dengan pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri secara daring. Mereka adalah Yoyon dan Titin, warga Kota Kediri.

Dalam dialog itu, wali kota mencari informasi awal mula keduanya terkonfirmasi positif Covid-19 serta langkah yang dilakukan apa saja selama isolasi mandiri.Ia juga memberikan semangat kepada mereka, agar lekas pulih.

Sementara itu, Yoyon menceritakan bahwa saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik dan menjalani isolasi di Gedung BLK Kota Kediri, yang dijadikan tepat isolasi terpusat oleh Pemerintah Kota Kediri. Untuk gejala awal yang dirasakan adalah badan meriang, batuk dan pilek.

Hal senada juga diungkapkan Titin yang menjalani isolasi mandiri. Kondisinya saat ini sudah membaik.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA