Monday, 8 Rabiul Akhir 1442 / 23 November 2020

Monday, 8 Rabiul Akhir 1442 / 23 November 2020

Juanda Prediksi Kenaikan Penumpang Saat Libur Panjang

Rabu 28 Oct 2020 16:11 WIB

Red: Indira Rezkisari

Suasana konter check-in penumpang di Terminal 2 Bandara Internasional  Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Libur panjang diprediksi tingkatkan jumlah penumpang tujuan Bandara Juanda.

Suasana konter check-in penumpang di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Libur panjang diprediksi tingkatkan jumlah penumpang tujuan Bandara Juanda.

Foto: ANTARA / Umarul Faruq
Stimulus bandara diyakini berdampak ke penumpang tujuan Bandara Juanda.

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, memprediksi kenaikan jumlah penumpang saat libur panjang sejak tanggal 28 Oktober sampai 1 November. PTS General Manager Bandar Udara Internasional Juanda MMA, Indah Preastuty, Rabu (28/10), mengatakan pergerakan arus penumpang di Bandara Juanda menunjukkan peningkatan sejak beberapa hari terakhir.

"Selama tiga hari menjelang libur panjang kami mencatat ada 16.574 penumpang pada Sabtu (24/10), 16.563 di hari Ahad (25/10), dan 15.652 pada Senin, (26/10). Puncak pergerakan kami prediksi terjadi pada Rabu (28/10) sejumlah 17.591 penumpang," katanya dalam keterangan tertulis.

Ia mengatakan, jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya pada jumlah hari yang sama, maka terlihat terjadi peningkatan sejumlah 16 persen. Yaitu dari 41.911 penumpang pada tanggal 17 hingga 19 Oktober menjadi 48.789 pada tanggal 24 hingga 26 Oktober.

"Sehingga, jika di rata-rata minggu ini kami melayani 16 ribu penumpang per hari. Sementara pada pekan lalu kami melayani 13 ribu penumpang," katanya.

Selain faktor cuti bersama, kata dia, peningkatan jumlah penumpang juga disebabkan oleh stimulus yang diberikan pemerintah untuk tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) atau passenger service sharge (PSC).

"Walaupun Bandar Udara Internasional Juanda bukan termasuk salah satu bandara yang ditentukan menerima stimulus tersebut, namun rute terbanyak yang kami layani yaitu Jakarta mendapatkan stimulus sehingga cukup memberikan dampak peningkatan jumlah penumpang dari dan menuju Surabaya," ucapnya.

Stimulus menyebabkan penerbangan tujuan Surabaya akan meningkat. Alasannya, dari 13 bandara yang mendapat stimulus, 11 di antaranya memiliki rute menuju Surabaya.

"Sehingga tak heran jika menjelang libur panjang akhir pekan ini penumpang kedatangan atau arrival passanger yang mendominasi. Semoga dengan adanya stimulus ini perekonomian dan pariwisata juga ikut menggeliat kembali," ujarnya.





sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA