Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Antisipasi Covid-19, Polres Tulungagung Luncurkan Pos Astuti

Senin 06 Apr 2020 23:21 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Pos Digital Astuti Polres Tulungagung untuk memudahkan layanan masyarakat.

Pos Digital Astuti Polres Tulungagung untuk memudahkan layanan masyarakat.

Foto: Dok Istimewa
Pos Digital Astuti memudahkan layanan untuk masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, TULUNGAGUNG— Polres Tulungagung turut berupaya mencegah penyebaran wabah Corona/Covid-19 dengan program inovatif. 

Pada Senin (6/4), Polres Tulungagung meluncurkan inovasi layanan berupa Pos Digital Astuti. Layanan ini untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi tentang kepolisian. 

Baca Juga

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, menjelaskan pos yang memiliki bentuk mirip robot tersebut ditempatkan di salah satu pusat perbelanjaan. Cara kerja pos ini yaitu dilengkapi fasilitas berupa layar monitor yang terkoneksi dengan Command Center Polres Tulungagung. Serta tombol panic button yang bisa dimanfaatkan saat terjadi kondisi darurat.

“Inovasi ini pertama di Indonesia dan tepat diberlakukan di tengah merebaknya wabah corona belakangan ini,” kata dia dalam keterangannya, Senin, sembari menambahkan dengan kehadiran layanan ini, aparat kepolisian tidak perlu berhadap-hadapan langsung untuk melayani kebutuhan masyarakat.    

Di lokasi yang sama, Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno, menjelaskan inovasi layanan ini sangat sejalan dengan anjuran pemerintah physical distancing. Masyarakat bisa berkonsultasi dengan petugas secara langsung saat berbelanja  tanpa harus ke kantor polisi.

“Masyarakat bisa memanfaatkan untuk berkomunikasi langsung dengan polisi melalui sambungan video jarak jauh,” ujar dia.   

Menurut Aris, mekanisme penggunaan pos digital ini bisa dilakukan dengan menekan tembol khusus yang secara teknologi tersambung dengan petugas piket  di command center yang memungkinkan masyarakat berkonsultasi tentang berbagai layanan kepolisian, seperti SIM, SKCK, hingga layanan her registrasi kendaraan. 

Kendati demikian, pos digital ini juga, kata dia, masih dilengkapi dengan layanan darurat jika memang kondisi membutuhkan polisi datang seperti kecelakaan lalu litas. Cukup dengan menekan panic button. “Kami akan menerjunkan anggota polisi ke lokasi kejadian," kata Aris seraya menambahkan layanan ini masih sebatas hadir di Golden Swalayan Tulungagung. Pihaknya berencana menambah kembali layanan serupa untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.     

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA