Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

Wawali Yogya: Jihad Santri Selesaikan Pandemi

Jumat 23 Oct 2020 13:45 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, saat memanen di Kampung  Badran, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, Kamis (25/7).

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, saat memanen di Kampung Badran, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, Kamis (25/7).

Foto: dok. Pemkot Yogyakarta
Santri diharapkan merespons kebiasaan baru.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, jihad santri saat ini yaitu menyelesaikan pandemi Covid-19. Hal ini ia katakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2020.

"Dulu jihad santri melawan penjajahan. Namun dalam waktu dekat ini, jihad santri adalah meyelesaikan kasus pandemi Covid-19 di Yogyakarta dan di Indonesia. Semua ini agar bisa melindungi dan menyelamatkan diri, keluarga, dan seluruh umat yang ada," kata Heroe belum lama ini.

Di masa pandemi ini, ia berharap agar santri merespons kebiasaan baru. Sehingga, di tengah keterbatasan aktivitas dalam rangka menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, diharapkan santri tetap berkarya.

"Kebiasan baru bisa menjadi alternatif untuk merespons kondisi yang kita hadapi bersama-sama. Maka dari itu, kita harus terus bergerak dan berkarya. Hal ini sebagaimana tema ulang tahun Kota Yogya, Tan Mingkuh Tumapak ing Jaman Anyar," ujarnya.

Indonesia hari ini memperingati Hari Santri 2020. Momen bersejarah ini diperingati setiap 22 Oktober sejak tahun 2015, seiring diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA