Selasa 14 Jul 2020 23:11 WIB

Tujuh Pasien Positif Covid-19 Pekalongan Dinyatakan Sembuh

Warga perlu senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tujuh Pasien Positif Covid-19 Pekalongan Dinyatakan Sembuh. Lawan Corona. Ilustrasi
Foto: Republika
Tujuh Pasien Positif Covid-19 Pekalongan Dinyatakan Sembuh. Lawan Corona. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,PEKALONGAN -- Pemerintah Kabupaten Pekalongan menginformasikan tujuh di antara 18 pasien positif virus corona jenis baru (Covid-19), per 14 Juli 2020, dinyatakan sembuh sedangkan tujuh dirawat di rumah sakit, dua isolasi mandiri, dan dua lainnya meninggal.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan bahwa berdasar penilaian dari Pemprov Jateng maupun nasional, kondisi di daerah itu masuk zona kuning sehingga semua pihak harus berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran virus corona.

"Hasil evaluasi terbaru Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan meningkat statusnya sebagai wilayah zona kuning dari sebelumnya zona hijau. Zona berubah menjadi kuning tetapi dengan risiko rendah," katanya, Selasa (14/7).

Ia yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwi Antoro itu, mengatakan bahwa data kasus virus corona bersifat dinamis atau berubah sehingga warga perlu senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Data Covid-19 bersifat sangat dinamis. Terdapat daerah-daerah yang sebelumnya mungkin tidak terdampak namun dapat berubah menjadi daerah dengan risiko rendah. Begitu juga ada daerah dengan risiko rendah dapat berpindah menjadi zona risiko sedang ataupun sebaliknya," katanya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan, jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 612 orang terdiri atas 564 orang selesai pantauan dan 47 orang masih dalam pantauan, serta satu orang meninggal.

Adapun jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 45 orang terdiri atas 29 orang dinyatakan sembuh atau sehat dan 16 meninggal. "Oleh karena, kami berharap pada warga mematuhi protokol kesehatan, meski kita sudah melakukan adaptasi kehidupan baru," katanya.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement