Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

DIY Kaji Ajukan PSBB ke Pemerintah Pusat

Senin 06 Apr 2020 18:48 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan / Red: Hiru Muhammad

Imbas Pandemi Corona. Deretan hotel di Kawasan Malioboro, Yogyakarta, Senin (6/4) tampak lengang

Imbas Pandemi Corona. Deretan hotel di Kawasan Malioboro, Yogyakarta, Senin (6/4) tampak lengang

Foto: Wihdan Hidayat/ Republika
Saat ini, DIY masih berstatus tanggap darurat bencana Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, pihaknya tengah mengkaji terkait pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat. Pengkajian dilakukan apakah DIY memenuhi syarat untuk pengajuan status PSBB atau tidak.

"Persyaratan itu kondisi Orang Dalam Pemantauan (ODP), kondisi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan kondisi yang positif itu perkembangannya naik apa turun. Itu syarat-syarat yang harus dilakukan," kata Aji di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (6/4).

Saat ini, DIY masih berstatus tanggap darurat bencana Covid-19. Menurutnya, poin-poin yang ada di PSBB sudah dilakukan di tanggap darurat bencana yang saat ini diterapkan DIY.

"Sebetulnya sama, hanya pendekatannya saja yang berbeda. Kalau PSBB pendekatan kesehatan dan tanggap darurat pendekatannya kebencanaan, ini kan bencana non alam. Sekarang anak sudah sekolah online, pegawai sudah 50-50 dan itu sebenarnya kan juga pembatasan sosial," ujarnya.

Terkait anggaran penanganan Covid-19 ini, Pemda DIY sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 26 miliar lebih. Anggaran yang sudah disiapkan ini belum termasuk jaminan hidup yang diberikan kepada warga kurang mampu terdampak Covid-19.

"Anggaran untuk jaminan hidup belum kita cairkan, anggaran ini ada sendiri nanti. Kita tunggu dulu mekanismenya dari pusat seperti apa. Termasuk dana keistimewaan (danais) kalau nanti diperlukan ya kita pakai," jelas Aji.

Hingga 6 April ini, tercatat sudah ada 368 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan 125 orang diantaranya dirawat di beberapa rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di DIY. Sedangkan, total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sudah mencapai 2.880 orang.

Selain itu, saat ini sudah tercatat kasus positif Covid-19 yang mencapai 37 orang di DIY dengan enam diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan lima kasus meninggal dunia. Jumlah yang sudah dinyatakan negatif ada 114 orang.

"Yang masih dalam proses laboratorium ada 217 orang dengan delapan diantaranya meninggal dunia sebelum hasil laboratorium keluar," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 untuk DIY, Berty Murtiningsih. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA