Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

Inovasi Program PKK di Sukabumi Perkuat Ketahanan Keluarga

Rabu 06 Jul 2022 17:23 WIB

Rep: riga nurul iman/ Red: Hiru Muhammad

Suasana peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 tingkat Kota Sukabumi di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Rabu (6/7/2022)

Suasana peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 tingkat Kota Sukabumi di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Rabu (6/7/2022)

Foto: istimewa
Gerakan PKK kembali kepada ruhnya sebagai gerakan masyarakat berdayakan keluarga.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Sejumlah inovasi untuk penguatan ketahanan keluarga digulirkan tim penggerak PKK Kota Sukabumi. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat memiliki ketahanan keluarga dan mendorong pemberdayaan warga.

Hal ini mengemuka dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 50 tingkat Kota Sukabumi tahun 2022 yang digelar di Gedung Juang 45, Rabu (6/7/2022). Kegiatan ini dengan tema Lima puluh tahun gerakan PKK berbakti untuk negeri berbagi untuk sesama.

Baca Juga

''Kami berharap di pertambahan usia PKK jadi organisasi semakin besar, semakin kuat, solid, dan memberikan pelayanan kepada warga,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Di mana di momen PKK berusia 50 tahun dapat dianalogikan dengan manusia yakni semangat motivasi sedang dalam puncak-puncaknya.

Menurut Fahmi, tiap pokja PKK di Sukabumi memiliki inovasi terbaik. Misalnya, sahabat dasawisma, sahabat keluarga, sahabat geulis, dan sahabat remaja sehat.

Misalnya sahabat Geulis yang merupakan program literasi. Diharapkan dengan literasi maka keluarga memiliki wawasan dan pengetahuan tentang berbagai bidang sehingga dapat menjadi keluarga bahagia.

Beberapa program ini liniear sinergis dengan pemda dalam ketahanan keluarga dan kesejahteraan keluarga. Ia mengatakan kecintaan kepada masyarakat tidak akan mungkin terwujud ketika kecintaan kepada keluarga tidak muncul.

'' Jadi kata kunci kader PKK adalah kader yang memiliki kecintaan keluarga, sehingga mampu memberikan cinta kepada warga,'' kata Fahmi. Kader PKK tidak ada batas waktu pengabdian atau batas usia, sehingga mereka siap bekerja memberikan pelayanan terbaik.

Fahmi juga mengatakan, kenapa disebut kader bukan anggota karena mampu menumbuhkembangkan proses kaderisasi. Intinya kader harus mampu mengembangkan potensi dan ibu-ibu melakukan pengkaderisasian.

Ketua TP PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi mengatakan, Kader PKK membuat bahagia dan bangga bagi keluarga dan masyarakat. " Menjadi sangat istimewa peringatan tahun ini adalah HUT emas gerakan PKK,'' kata dia.

Gerakan PKK Kembali kepada ruhnya sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan keluarga dan keluarga jadi fokus perhatian. '' Apabila keluarga diberdayakan sesuai potensi dan kebutuhan, berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan,'' kata Fitri.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA