Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Ridwan Kamil Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 Terjadi di Lima Wilayah Jabar

Rabu 22 Jun 2022 13:07 WIB

Red: Nur Aini

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Ridwan Kamil menyebut kasus Covid-19 di Jawa Barat masih terkendali

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil menyatakan saat ini terjadi kenaikan kasus Covid-19 di lima wilayah provinsi itu, yakni di Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, dan Kota Bandung.

"Izinkan melaporkan terjadi kenaikan kasus Covid-19, khususnya di lima wilayah yakni Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bandung. Tapi masih dalam rentang kendali," katanya usai Rapat Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Gedung Sate Bandung, Rabu (22/6/2022).

Baca Juga

Kasus Covid-19 di Jawa Barat yang terkendali, katanya, terlihat dari tingkat keterisian tempat tidur perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit yang masih di angka satu persen.

"(BOR untuk pasien Covid-19) RS masih di angka satu persen dan ini (kenaikan kasus di lima daerah di Jabar) seiring dengan kedekatan dengan DKI Jakarta, jadi polanya masih berulang sama," kata dia.

Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, terlebih vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat sudah sangat maksimal.

"Sehingga menurut Kemenkes daya tahan masyarakat Indonesia sudah di atas 90 persen," katanya.

Pihaknya memprediksi puncaknya kasus Covid-19 selanjutnya akan terjadi di Juli 2022. "Prediksi puncaknya di bulan depan (Juli). Jadi media silakan beritakan secara proposional. Menurut hitungan ilmiah setelah Juli nanti turun atau landai lagi," kata dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan Covid-19 tidak akan pernah hilang sama sekali dan pola kasusnya akan sama begitupun dengan solusi atau penanganannya.

"Jadi hal begini akan mengiringi, makanya saya bilang Covid-19 ini tidak akan hilang sama sekali, dan pola jawabannya sama saja. Tetap prokes vaksinasi ditingkatkan apalagi Jawa Barat dosis satu dan dua mendekati 100 persen. Vaksin booster di 30 persen, menandakan mayoritas dari hampir 37 juta itu tercapai," ujar Ridwan Kamil.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA