Saturday, 20 Syawwal 1443 / 21 May 2022

Permohonan Penangguhan Penahanan Habib Bahar Smith tak Dikabulkan

Senin 24 Jan 2022 14:02 WIB

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Bilal Ramadhan

Habib Bahar Smith (tengah) memberikan keterangan kepada media saat tiba di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan di Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022). Tim Gabungan Polda Jabar memeriksa Bahar Smith terkait dengan kasus dugaan ujaran kebencian dalam isi sebuah ceramah yang dilakukan di Bandung.

Habib Bahar Smith (tengah) memberikan keterangan kepada media saat tiba di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan di Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022). Tim Gabungan Polda Jabar memeriksa Bahar Smith terkait dengan kasus dugaan ujaran kebencian dalam isi sebuah ceramah yang dilakukan di Bandung.

Foto: Antara/Raisan Al Farisi
Penyidik masih membutuhkan Habib Bahar Bin Smith untuk melengkapi berkas perkara.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Permohonan penangguhan penahanan Habib Bahar Bin Smith yang dilayangkan kuasa hukum tidak dikabulkan oleh Polda Jawa Barat. Sebab penyidik masih membutuhkan sosok Habib Bahar bin Smith untuk memenuhi berkas perkara.

"Penangguhan ditunda belum diberikan," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo kepada wartawan saat dihubungi, Senin (24/1/2022).

Baca Juga

Ia menjelaskan penyidik saat ini masih membutuhkan Habib Bahar Bin Smith untuk melengkapi berkas perkara. Saat ini pemberkasan sudah memasuki tahap penyelesaian berkas.

"Pertimbangannya masih dibutuhkan untuk melengkapi berkas," katanya. Pihaknya saat ini belum melimpahkan berkas kepada kejaksaan.

Sebelumnya, Kuasa hukum Habib Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta akan mengajukan kembali surat permohonan penangguhan penahanan untuk kliennya ke Polda Jawa Barat. Sebelumnya, ia pernah mengajukan penangguhan penahanan, namun belum dikabulkan.

Rencananya hari ini akan kita menyampaikan lagi terkait permohonan penangguhan," ujarnya, Rabu (12/1/2022).

Terkait permohonan penangguhan sebelumnya, ia mengaku belum mendapatkan jawaban. Ia mengatakan, pihaknya mengajukan permohonan penangguhan dengan alasan kliennya merupakan tulang punggung keluarga. Selain itu, sosok Habib Bahar dibutuhkan oleh para santri.

"Alasan penangguhan karena Habib Bahar dibutuhkan santri-santrinya agar bisa memberikan pendidikan agama di pondok, dia tulang punggung keluarga," katanya.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA