Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Wagub Jabar Siap Kerahkan Santri Tuntut Arteria Dahlan Minta Maaf

Rabu 19 Jan 2022 12:09 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Bilal Ramadhan

Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan

Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan

Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
Uu menilai pernyataan Arteria Dahlan melukai kebhinekaan yang diusung warga Sunda.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum, ikut angkat bicara menanggapi pernyataan anggota DPR Arteria Dahlan yang dinilai mengusik warga Sunda. Ia menuntut agar Arteria segera meminta maaf kepada warga Sunda.

Uu menilai, pernyataan Arteria Dahlan melukai kebhinekaan yang diusung oleh warga Sunda. "Saya sebagai orang Sunda merasa terusik ketenangannya dengan statement saudara Arteria Dahlan," kata dia, melalui keterangan resmi kepada Republika, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga

Ia menjelaskan, hasil survei menyebutkan Jabar merupakan satu-satunya provinsi sebagai miniaturnya Indonesia. Sebab, di Jabar terdapat kalangan masyarakat dari berbagai macam suku, ras, dan agama.

Karena itu, Uu mengimbau kepada para pejabat publik agar lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan. Khususnya kepada Arteria Dahlan, agar segera memberikan permyataan maaf secara publik kepada warga Sunda.

Ia menegaskan, pihaknya siap mengerahkan para santri dan kiai dari komunitas pesantren untuk menghadapi langsung Arteria Dahlan apabila yang bersangkutan tidak segera meminta maaf. Langkah tersebut siap diambil sebagai wujud bela warga Sunda.

"Saya ingin permohonan maaf. Saya siap datang ke DPR dengan komunitas saya, akan membawa para santri ke DPR untuk bertemu dengan Arteria Dahlan jika belum juga meminta maaf. Saya akan kerahkan para santri dan kiai sebagai komunitas pesantren, karena sudah mengusik kami warga Sunda," kata Uu.

Uu mengungkapkan, warga Sunda sejatinya selalu mengedepankan asas silih asah, silih asih dan silih asuh. Menurut dia, warga Sunda tak akan mengusik siapapun.

"Orang Jabar someah, ramah, hade kasemah, artinya menerima siapapun yang datang ke Jabar, mau wisata atau bermukim, kami tidak akan mengusik," ungkap Uu.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA