Friday, 25 Jumadil Akhir 1443 / 28 January 2022

Rucika Dukung Program 'Safe Water Garden' di Bandung

Senin 06 Dec 2021 18:50 WIB

Red: Agus Yulianto

Rucika menyiapkan 30 sistem sanitasi SWG untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan air limbah di 91 rumah di pemukiman Desa Nagrak, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Rucika menyiapkan 30 sistem sanitasi SWG untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan air limbah di 91 rumah di pemukiman Desa Nagrak, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Foto: Istimewa
Program ini memberikan solusi terpadu fasilitas sanitasi dan air bersih di Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Setelah sukses dalam pelaksanaan proyek solusi sanitasi terpadu di Kepulauan Riau, Rucika kembali bekerja sama dengan Loola Adventure Resort. Kali ini, kerja sama dalam membangun sistem sanitasi di Desa Nagrak, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

"Sebanyak 30 unit sistem sanitasi dibangun untuk memenuhi kebutuhan 91 rumah warga di pemukiman tersebut agar sistem sanitasi di sekitar menjadi lebih sehat," kata Sandhy Kurniawan, Marketing Division Head PT Wahana Duta Jaya Rucika, dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (6/12).

Rucika yang memiliki komitmen sebagai Solusi total sistem perpipaan di Indonesia, tidak hanya memperhatikan sistem saluran air bersih saja, namun juga air limbah. Dengan sistem air limbah yang baik, tentunya akan berpengaruh pada lingkungan yang bersih, aman dan sehat.

Sejalan dengan komitmen itu, kata Sandhy, Rucika kembali mendukung proyek sistem sanitasi terpadu bersama dengan Loola Adventure Resort melalui programnya, Safe Water Garden (SWG). Program yang dilaksanakan sejak September-Oktober di Desa Nagrak, Kabupaten Bandung, Jawa Barat ini, merupakan kali kedua di 2021. 

"Kolaborasi sebelumnya dilakukan di pemukiman Bumi Indah, Bintan, Kepulauan Riau, pada April 2021," ujar dia. 

Hadirnya program SWG di Desa Nagrak ini, kata Shandy, juga merupakan suatu program yang disponsori oleh Rotary Club International yang berkolaborasi dalam bidang penelitian dengan Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung. Sistem SWG yang salah satu komponen utamanya adalah sistem perpipaan, membuat Rucika sebagai produsen sistem perpipaan terlengkap di Indonesia tergerak untuk turut andil berkontribusi dalam menyukseskan program pengelolaan air limbah.

"Rucika menyiapkan 30 sistem sanitasi SWG untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan air limbah di 91 rumah di pemukiman Desa Nagrak, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Jawa Barat," katanya.

Dikirim langsung dari Jakarta, 30 sistem sanitasi yang masing-masing terdiri dari pipa Rucika Standard, serta sambungan pipa Rucika, diterima langsung oleh warga Desa Nagrak, dan disambut antusias oleh penduduk setempat. 

Sebagai informasi, sistem pengolahan limbah SWG yang dikembangkan dari konsep asli UNICEF ini telah memberikan banyak manfaat, tidak hanya sebatas sistem sanitasi yang baik dan lebih sehat, namun juga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat setempat. 

Cara kerja safe water garden

Pengolahan limbah dari toilet atau air mandi yang keluar melalui pipa ke dalam tangki air, kemudian terurai secara alami di dalam tangki air plastik yang kedap udara tersebut tanpa chemical apapun. Dengan penyesuian tinggi pipa yang keluar dari tangki, air yang keluar melalui pipa yang dilubangi sepanjang 8 – 10 mm, agar dapat tersalurkan ke kebun resapan. Dengan demikian, halaman rumah penduduk dapat digunakan untuk bercocok tanam, sehingga bisa menjadi sumber pangan atau penghasilan masyarakat setempat.

“Sebagaimana kita ketahui, di Indonesia sistem sanitasi yang baik adalah salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Kami bersyukur, Rucika telah menjadi bagian dalam program SWG ini," katanya. 

Di bulan April 2021 yang lalu, pihaknya telah berpartisipasi, pada saat program SWG dilaksanakan di Desa Bumi Indah, Kepulauan Riau. Dimana, warga yang terakomodir dengan SWG ini, sangat merasakan perubahan yang signifikan, dari sisi kebersihan lingkungan. 

"Tidak hanya itu saja, warga sangat senang, dengan adanya kebun resapan yang dapat mereka nikmati hasilnya. Sesuai dengan program SDG (Sustainable Development Goals) dari PBB yang erat kaitannya dengan sistem plambing, salah satunya tentang clean water and sanitation, saluran air bersih dan juga saluran untuk sanitasi," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA