Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Vaksinasi Kepada Pelayan Publik di Garut Mulai Dilakukan

Senin 01 Mar 2021 14:04 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Hiru Muhammad

Bupati Garut, Rudy Gunawan, saat divaksinasi dosis kedua di Aula Setda, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin, (1/3).

Bupati Garut, Rudy Gunawan, saat divaksinasi dosis kedua di Aula Setda, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin, (1/3).

Foto: Diskominfo Garut
Pelaksaan vaksinasi kepada pelayan publik itu dibuka Bupati Garut Rudy Gunawan

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai melakukan vaksinasi kepada pelayan publik, Senin (1/3). Dalam vaksinasi tahap kedua ini, sebanyak 17 ribu pelayan publik menjadi sasarannya.  

Pelaksaan vaksinasi kepada pelayan publik itu dibuka langsung oleh Bupati Garut Rudy Gunawan, yang dijadwal menerima suntikan kedua vaksin Covid-19. Rudy sebelumnya telah melakukan vaksinasi dosis pertama pada Sabtu (13/2).

“Hari ini saya vaksin yang kedua, segaligus melaunching pelaksanaan vaksin bagi pelayan publik, TNI, Polri, pedagang pasar, ada lansia juga, ada juga untuk para wartawan, dan lain sebagainya,” kata dia melalui keterangan resmi, Senin.

Rudy mengatakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut telah menerima 36 ribu dosis vaksin untuk tahap kedua. Sebanyak 36 ribu dosis itu akan menyasar kepada kurang lebih 17.000 orang. “Semoga bisa memberikan dampak positif terhadap penyebaran Covid-19 dan saya nyatakan divaksin itu akan mengamankan diri juga mengamankan negeri,” kata dia.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani optimistis pelaksanaan vaksinasi tahap kedua dapat berjalan lancar. Dalam pelaksanaannya, guna menghindari kerumunan yang terjadi saat vaksinasi, pihaknya telah mengatur jadwal untuk vaksinasi di instansi atau sektor yang akan melaksanakan vaksinasi.  “Kita atur jadwalnya supaya tidak numpuk,” kata dia.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA