Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

80 Faskes di Garut Disiapkan untuk Vaksinasi

Ahad 17 Jan 2021 16:35 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Esthi Maharani

Vaksinator menunjukkan vaksin Covid-19 Sinovac di Rumah Sakit Umum Pusat Dr Hasan Sadikin, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Kamis (14/1). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan 1,48 juta tenaga kesehatan mengikuti program vaksinasi Covid-19 perdana tahap awal yang berlagsung dari Januari hingga Februari 2021. Foto: Abdan Syakura/Republika

Vaksinator menunjukkan vaksin Covid-19 Sinovac di Rumah Sakit Umum Pusat Dr Hasan Sadikin, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Kamis (14/1). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan 1,48 juta tenaga kesehatan mengikuti program vaksinasi Covid-19 perdana tahap awal yang berlagsung dari Januari hingga Februari 2021. Foto: Abdan Syakura/Republika

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Distribusi vaksin Covid-19 belum sampai ke Garut

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Meski distribusi vaksin Covid-19 belum sampai ke Kabupaten Garut hingga Ahad (17/1), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus melakukan persiapan untuk melakukan vaksinasi.

Humas Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita mengatakan, hingga saat ini vaksin masih belum juga sampai di daerahnya. Namun, ketika vaksin telah didistribusikan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jaba Barat (Jabar), pihaknya akan langsung mendistribusikannya ke seluruh fasilitas kesehatan (faskes) yang telah disiapkan menjadi tempat vaksinasi.

"Apabila sudah sampai di Kabupaten Garut akan dialokasikan ke 67 puskesmas, enam rumah sakit, dan tujuh klinik," kata dia kepada Republika, Ahad.

Yeni juga belum bisa memastikan jumlah vaksin yang akan sampai di Garut pada tahap pertama. Namun, vaksin pada tahap pertama akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes) terlebih dahulu.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani juga belum bisa memastikan waktu vaksin dapat didistribusikan. Menurut dia, hingga saat ini belum ada kabar lagi dari Pemprov Jabar terkait distribusi vaksin.

"Belum ada kabar pastinya dropping vaksin ke Garut. Menurut info, dari pusat ke provinsi itu tanggal Januari. Setelah itu dropping ke Garut belum dapat info pasti," kata dia, Sabtu (16/1).

Sebelumnya, Pemkab Garut juga telah melakukan simulasi vaksinasi Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Maskut Farid mengatakan, semua puskemas di daerah itu akan digunakan untuk melakukan vaksinasi Covid-19. “Kita sudah ada pelatihan kepada para nakes. Nanti semua puskesmas disiapkan untuk pelaksanaan. Total 67 puskesmas,” kata dia, pekan lalu.

Menurut dia, dalam tahap awal vaksinasi akan diprioritaskan untuk para nakes. Ia menyebut, di Kabupaten Garut terdapat sekira 6.500 nakes yang diprioritaskan mendapatkan vaksin pada tahap awal. Baru setelah itu, vaksinasi akan dilakukan kepada petugas pendukung yang memberikan pelayanan publik. Terakhir, adalah masyarkat umum yang menjadi ssaran vaksinasi Covid-19.

“Ini akan bertahap selama setahun. Mudah-mudahan ada progres yang baik setelah ada vaksinasi,“ kata Maskut.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA